Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Kuncinya, Kampanye Door to Door


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-02-13 15:21:00 WIB    Dibaca : 9 kali

 


Pilkada Padang banyak menarik perhatian berbagai kalangan. Selain digelar di ibu kota provinsi, Pilkada Padang mempertemukan head to head petahana yang selama ini berpasangan menjabat wali kota dan wakil wali kota; Mahyeldi Ansharullah dan Emzalmi.

Dari empat pasangan yang mendaftar ke KPU Padang beberapa waktu lalu, hanya pasangan Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa dan Emzalmi-Desri Ayunda yang memenuhi syarat dan ditetapkan KPU sebagai paslon, kemarin (12/2). Sedangkan pasangan dari perseorangan, Alkudri-Syafril Basyir dan Syamsuar Syam-Misliza, dinyatakan tidak memenuhi syarat karena kurangnya syarat dukungan KTP.

Pengamat politik dari Universitas Andalas Padang Asrinaldi menyebutkan pertarungan Pilkada Padang yang akan berlangsung head to head bisa saja berlangsung cukup ”panas” di tataran para pendukung masing-masing paslon.  

”Biasanya pertarungan dengan dua kutub (head to head) itu menghasilkan ketegangan di antara tim dan pendukung. Karena pilihannya kalau ”bukan kawan” kita, berarti ”lawan” kita. Tapi biasanya, masyarakat Kota Padang akan rasional dengan pilihannya. Jadi, ketegangan tersebut bisa diminimalisir,” kata Asrinaldi. 

Ketika ditanya ke mana suara dukungan Alkudri-Syafril Basyir dan Syamsuar Syam-Misliza yang gagal mencalonkan diri di Pilkada Padang, Asrinaldi menyebutkan biasanya para pendukung akan mencari pilihan baru.

Sebagaiman diketahui, jika ditotal syarat dukungan yang diserahkan Alkudri dan Syamsuar Syam ke KPU Padang, berjumlah lebih dari 55 ribu. ”Jadi sangat tergantung kemampuan kedua paslon meyakinkan mereka (pendukung calon independen, red),” kata Asrinaldi.

Lalu, bagaimana peluang Mahyeldi maupun Emzalmi? Asrinaldi mengatakan hampir sama karena masyarakat masih melihat kecenderungan lain, terutama dari kampanye door to door atau mendatangi langsung masyarakat calon pemilih. ”Siapa yang intens menyapa masyarakat, tentu secara psikologis dan emosional akan meningkatkan kepercayaan mereka kepada paslon yang bertanding,” katanya. 

Dengan mendatangi langsung kontituen, kata Asrinaldi, maka paslon bisa menyampaikan langsung program apa yang akan mereka kerjakan ketiga terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota. ”Tidak semua masyarakat paham dengan program kerja paslon. Oleh karena itu, mendatangi masyarakat dengan program unggulan yang langsung berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan menjadi kunci,” kata Asrinaldi. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co