Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Bulan K3 Diakhiri dengan Senam Massal


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-02-13 15:15:00 WIB    Dibaca : 10 kali

 


Dalam rangka memeriahkan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) nasional yang berlangsung 12 Januari hingga 12 Februari 2018, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat melakukan sejumlah kegiatan. Mulai dari apel bendera, seminar K3 yang diikuti 170 orang dari perwakilan masing-masing perusahaan, lomba voli antar perusahaan se Sumbar, hingga lomba tenis meja di lingkungan pegawai Disnaker.

Puncak dari kegiatan tersebut Minggu (11/2), diadakan senam sehat. Pesertanya, perwakilan dari masing-masing perusahaan yang diikuti oleh ratusan peserta.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Helneliza mengatakan, sesuai Keputusan Menteri Nomor 386 Tahun 2014 tentang Bulan K3, maka setiap perusahaan dan instansi terkait mesti memeriahkan bulan tersebut dengan berbagai kegiatan.

”K3 ini sangat penting diterapkan demi mencegah dan meminimalisir risiko kecelakaan dan penyakit dalam pekerjaan. Oleh sebab itu, melalui momentum bulan k3 ini bisa dijadikan pengingat bahwasanya K3 itu sangat penting, ” ujar Helneliza.

Dalam pelaksanaan K3 lanjutnya, baik karyawan maupun perusahaan bersama-sama bertanggung jawab. Sehingga kecelakaan kerja dan penyakit kerja dapat diminimalisir.

”Pada Bulan K3 ini juga setiap perusahaan melaksanakan sejumlah kegiatan. Seperti pemasangan bendera dan spanduk tentang K3, video call penanganan bahan kimia, simulasi kebakaran dan kecelakaan kerja,” jelasnya.

Dia menambahkan aturan keselamatan kerja yang ada di Indonesia sebetulnya sudah lengkap. Hanya saja cara implementasinya yang belum optimal.

”Dengan ditetapkannya 12 Januari hingga 12 Februari sebagai bulan K3 nasional oleh Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi setiap tahun, diharapkan budaya K3 ini sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan,” katanya.

Di samping itu, pada setiap perusahaan harus ada Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dan laporan terhadap ketenagakerjaan harus dibuat setiap semester.

Untuk menghargai perusahaan yang K3-nya tergolong baik, lanjutnya, maka setiap tahunnya pemerintah juga memberikan zero accident award.

”Zero accident itu hanya diberikan kepada perusahaan yang angka kecelakaan beratnya tergolong sangat rendah. Bahkan nol kecelakaan,” jelasnya. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co