Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Penuh Pesona, tapi Ramah dan Sederhana


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-02-13 15:09:00 WIB    Dibaca : 8 kali

 

Diplomasi Hiking ala Justin Trudeau dan Eric Garcetti


Tak perlu setelan jas rancangan desainer internasional untuk membuat Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau memesona. Cukup celana pendek dan kaus. Itu terbukti di jalur hiking Griffith Park di sisi timur Santa Monica Mountains di Los Angeles, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS), Sabtu pa gi (10/2).

Sebelum mulai menapaki jalur hiking tenar di Los Angeles itu, Trudeau dan Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti sempat berbincang dengan awak media. Sejak Kamis (8/2), politikus 47 tahun tersebut memang selalu diikuti media. Maklum, dia sedang menjadi tamu di California. Kunjungan tiga hari itu berakhir di Los Angeles. Sebelum pulang ke Kanada, Trudeau menyempatkan diri berolahraga ringan dengan Garcetti. “Dia sangat ramah. Dia terlihat sangat biasa. Tidak seperti orang besar,” kata Monica Santino.

Sabtu pagi itu Santino beruntung berpapasan dengan Trudeau. Tidak sekadar mendapat senyuman, perempuan yang tinggal di Kota Pasadena tersebut juga disapa oleh sang PM. Santino tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa Trudeau sesederhana dan seramah itu.

Selain Santino, Ron Basical dan istrinya, Kira, menjadi pengguna jalur hiking Griffith Park yang beruntung disapa Trudeau. “Kami sedang melintas di depan observatorium dan melihat ke kerumunan di sana saat PM Trudeau menyapa kami. Dia melambaikan tangan dan berkata, “Halo”,” ujar Basical sebagaimana dilansir Los Angeles Times kemarin (11/2).

Sama-sama gemar berolahraga, Trudeau dan Garcetti memanfaatkan hiking sebagai sarana diplomasi. Sepanjang jalur hiking yang mereka lewati, dua pemimpin yang umurnya sepantaran (hanya selisih 10 bulan) itu terus berbincang. Di sela-asela pembicaraan serius, mereka juga menyelipkan guyonan. Selain itu, keduanya juga melayani ajakan foto warga yang kebetulan berpapasan.

“Dia adalah contoh pemimpin yang karismatik. Dia adalah sosok yang kita butuhkan saat ini. Kita membutuhkan orang-orang seperti dia sebagai pemimpin,” ungkap Nicholas Rachowicz, penduduk Kota St Louis yang kebetulan berolahraga di Griffith Park Sabtu pagi itu. Sebelum mendekat ke Trudeau, dia sempat mengagumi bapak tiga anak itu dari kejauhan.

Trudeau dan Garcetti berkomunikasi menggunakan tiga bahasa. Yakni, Inggris, Prancis, dan Spanyol. Saat menghadapi para reporter pun, dua tokoh tersebut juga menyelipkan kata-kata dan ungkapan dalam bahasa Prancis atau bahasa Spanyol untuk menjawab pertanyaan. Tetapi, sebagian besar paparan di hadapan media tentu disampaikan dalam bahasa Inggris.

“Kami sengaja menyambut Anda dengan udara sejuk seperti ini agar Anda merasa sedang berada di Kanada,” kata Garcetti kepada Trudeau di hadapan wartawan. Sabtu pagi itu cuaca Los Angeles cukup bersahabat. Yang diajak ngomong langsung menimpali dengan nada bercanda. “Kata siapa? Kanada tidak seperti ini, kok,” ujar Trudeau. Percakapan itu langsung disambut dengan tawa oleh para reporter.

Sebelum mengakhiri olahraga ringan mereka Sabtu pagi itu, Garcetti berterima kasih kepada Trudeau karena telah menjadi mitra yang baik. Bagi California, khususnya Los Angeles, Kanada adalah mitra dagang yang positif. Selain itu, Los Angeles punya komunitas warga Kanada yang cukup besar di AS. Karena itu, dia berharap agar hubungan Los Angeles dengan Kanada bisa meningkat.

“Di sinilah kumpulan terbesar warga Kanada di luar negaranya. Di California Selatan. Dan, kami sangat bangga akan fakta tersebut,” papar Garcetti sebagaimana dikutip Associated Press. Menanggapi itu, Trudeau lantas mengatakan kebijakan imigrasi yang tepat akan membuat sebuah negara kuat. Menurut dia, imigran adalah salah satu sumber kekuatan negara. Dia membuktikan itu di Kanada. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co