- 13:32 WIB
- 13:30 WIB
- 13:27 WIB
- 13:24 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:22 WIB
- 13:21 WIB
- 13:21 WIB
- 13:15 WIB
Implementasi Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan
Jumat, 24/05/2013 11:43 WIB • Oleh : Asasriwarni
Firman Allah dalam Surat al-Isra (17) ayat 1 di atas merupakan dalil yang kuat akan peristiwa Isra’ Mi’raj. Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa suci yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW pada suatu malam tanggal 27 Rajab 10 tahun setelah Rasulullah SAW menerima wahyu kenabian. Dalam peristiwa tersebut Allah memperjalankan hamba-Nya yang terkasih, yaitu Muhammad SAW dari Masjidil Haram - Mekah ke Masjidil Aqsha –Palestina, atau yang disebut dengan Isra’ , kemudian dari Masjidil Aqsha naik ke langit ke-7 menuju Sidratul Muntaha, atau yang disebut dengan Mi’raj.
Selasa, 23/04/2013 14:18 WIB • Oleh : Gusriyono
Saya pernah membayangkan Kota Padang bermetamorfosis seperti Kota Medellin di Kolumbia. Sebuah kota yang nyaris lumat oleh kejahatan dan kekerasan, yang dikendalikan mafia narkotika dan milisi bersenjata. Lalu—setelah segalanya usai—seorang profesor matematika, Sergio Fajardo Valderrama, yang terpilih menjadi wali kota tahun 2003, membangun kota kokain itu dengan sebuah gagasan besar. Gagasan yang perwujudannya tak lepas dari pentingnya ilmu pengetahuan dan budaya membaca. Sehingga, Medellin menjadi kota modern yang nyaman dan ramah.
Melawan Apatisme dan Pragmatisme Pilkada
Senin, 22/04/2013 12:55 WIB • Oleh : Ilham Safutra
Pesta demokrasi yang disebut dengan beragam istilah, baik itu pemilu, pemilihan kepala daerah atau pemilihan presiden tak jarang membuat masyarakat memiliki rasa apatis dan pragmatis terhadap politik. Terhadap apatisme terjadi karena setiap kali diselenggarakannya pesta demokrasi itu, nasib masyarakat tak kunjung berubah. Rakyat kecewa dengan figur yang diharapkan dapat membuat kebijakan dan bisa memperbaiki nasib mereka.
Antara Kurikulum, Bekerja dan Wirausaha
Senin, 22/04/2013 12:54 WIB • Oleh : Hendra Hidayat
Pendidikan di Indonesia seperti benang kusut, tanpa ujung, tanpa akhir. Itu adalah pendapat yang saat ini bergentayangan di pikiran masyarakat awam. Pendapat ini terlontar dikarenakan pemerintah belum menemukan kemana arah pendidikan Indonesia akan dibawa. Masih hangatnya topik pergantian kurikulum di telinga kita dengan berbagai macam alasan dan pertimbangan. Pergantian ini sejalan dengan pergantian menteri atau periode kepemimpinan presiden baru tanpa memperhatikan dampak bagi masyarakat.
Sabtu, 20/04/2013 12:29 WIB • Oleh : Zennis Helen
SETELAH membaca tulisan saudara Haris Satria di harian ini, Padek, Kamis, 11 April 2013, halaman 4, yang berjudul Sudah Saatnya Padang Dibranding Kembali. Penulis tergerak untuk menanggapi tulisan ini, terutama disebabkan oleh pragraf terakhir yang diakhiri oleh Saudara Haris dengan kalimat bertanya bahwa Kota Padang mau kita jadikan kota apa?. Sebagai seorang yang pernah menetap di Kota Padang selama 5 (lima) tahun ketika kuliah di Fakultas Hukum Universitas Ekasakti kemudian sejak mahasiswa telah menekuni dunia menulis, merasa berat hati jika tidak menanggapi tulisan yang sangat bagus ini. Paling tidak, tulisan ini membuka cakrawala kita semua mengenai Kota Padang yang kita cintai yang merupakan ikon Sumatera Barat.
Jumat, 19/04/2013 13:33 WIB • Oleh : Mirawati Uniang
Kartini dan poligami, dua kata yang akrab dengan kaum hawa. Apalagi di bulan April ini, bulan yang ditasbihkan sebagai “bulan perempuan”, bulan yang dihiasi ornament berbau perempuan dan aneka lomba bernuansa kaum hawa.
Ujian Nasional Kacau Balau, Bencana Dunia Pendidikan
Kamis, 18/04/2013 12:45 WIB • Oleh : Syahrul Fitra
Saat ini, yang terjadi di Indonesia tidak hanya bencana alam seperti banjir, longsor, gempa, dan berbagai bentuk bencana alam lainnya, tapi bencana sudah mulai menimpa dunia pendidikan Indonesia. Bencana itu bernama Ujian Nasional (UN). UN pada dasarnya dari tahun ketahun merupakan bencana bagi setiap siswa yang akan menghadapi UN, tapi hal itu akan menjadi bencana bagi siswa yang tidak mempersiapkan diri untuk ujian.
Otonomi Daerah dan Dinamika Bangsa
Rabu, 17/04/2013 13:07 WIB • Oleh : Yurisman
Perjalanan otonomi daerah di Indonesia tentunya tidak terlepas dari perjalanan tatanan kehidupan berdemokrasi di tanah air. Tak heran, dalam perjalanannya penerapan otonomi daerah tidak pernah sepi dari dinamika yang menyertainya. Hal itu antara lain terlihat dari perubahan Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 tentang pemerintah daerah yang digantikan oleh UU 32 tahun 2004.
Hari ini pengumuman ujian nasional (UN) SMA sederajat 2013 diumumkan kepada siswa. Rekapitulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ada 2.678.575 siswa dinyatakan lulus ujian. Sedangkan 8.851 siswa lainnya divonis gagal atau tidak lulus. Di tingkat provinsi, Sumatera Barat tak masuk sepuluh besar nasional, jauh kalah dari Bali yang menempatkan 5 siswanya di 12 besar tertinggi dengan nilai UN murni.
![]()
Kepada Yth Manager Pertamina unit pemasaran gas Sumbar, kami masyarakat sebagai pemakai gas elpiji untuk rumah tangga, café, retoran, hotel dan industri rumah tangga mengusulkan kepada PT Pertamina unit pemasaran gas Sumbar untuk membuat DPG di Kota Padang (seperti DPO BBM yang telah ada di Bungus Teluk Kabung. Dimana selama ini para distributor gas elpiji mengisi gas di Pekanbaru/Dumai Riau yang membutuhkan cost yang mahal dan tinggi.
Tiga Polisi Diduga Gelapkan Mobil
Tungkek mambaok rabah mah ...........!
Anak Nagari Manggopoh Demo
Jaan amuah dikicuah lai..........................!
Masyarakat Sipil Cecar Kajati
Biasonyo rakyaik badarai nan kanai caca taruih.............................................................!