Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 00:02:18 WIB
SURAT PEMBACA

Harga Bensin Selangit

Oleh : Amin, Warga Blok B, Sitiung II

(*)

Padang Ekspres • Sabtu, 23/07/2011 13:26 WIB • 1292 klik

BBM

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama jenis bensin di daerah Dharmasraya yang jauh dari lokasi SPBU terbilang mahal. Seperti didaerah saya tinggal di Blok D Sitiung II, Dharmasraya. Satu liter bensin bisa dijual dengan harga Rp 8-9 ribu di warung minyak.


Saya paham kalau pedagang minyak eceran pasti ingin mengambil untung, tapi dengan harga yang mencapai dua kali lipat ini tentu tidak wajar lagi. Padahal minyak di SPBU Rp 4.500 per liternya.


Ketika hal ini ditanyakan pada pedagang minyak eceran tersebut, ternyata mereka (pedagang) juga memerlukan biaya tambahan untuk membeli minyak di SPBUI tersebut. Dari pengakuan pedagang minyak eceran itu, mereka harus membayar Rp20 ribu untuk satu jeriken ukuran 50 liter. Ditambah biaya transportasi mengambil minyak yang berjarak sekitar 30 KM, maka dijual dengan harga dua kali lipat.


Saya sebagai rakyat jelata, ingin perlindungan dari petugas berwenang untuk menertibkan harga minyak yang selangit tersebut.


Amin, Warga Blok B, Sitiung II

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Surat Pembaca


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan artikel ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!