Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 12:49:42 WIB
OPINI

Indonesia Muda Inspiratif

Oleh : Syaiful Harun

Pemerhati Sosial Politik, tinggal di Padang

Padang Ekspres • Jumat, 14/12/2012 08:13 WIB • 409 klik

Seorang gadis muda, cantik, modis namun pintar dan sederhana  per­tengahan tahun 2012 lalu hadir me­nyihir Jakarta, menarik interest ma­syarakat Indonesia.

 

Dia adalah Bashaer Othman berusia 15 tahun dilantik jadi Wali Kota Allar, sebuah kota kecil berada di jalur Gaza, Tepi Barat Palestina. Jabatan bergengsi ini dipegangnya selama dua bulan, terpilih melalui seleksi ketat dari ribuan orang pemuda, mengikuti program parlemen pemuda Palestina. Me­nariknya, Sufiyan Shaded, wali kota asli kota Allar juga terpilih saat masih muda, umur 28 tahun.

 

Walau Bashaer diangkat jadi wali kota sementara justru timing ini dipergunakannya untuk sering turun ke lapangan memantau kehidupan rakyat bawah. Ini persis ala gaya Jokowi, gubenur baru DKI Jakarta.

 

Kedatangan Bashaer ke Indonesia diprakarsai World Peace Movement. Dia mendapat penghargaan bergengsi sebagai The World Youngest Mayor (wali kota termuda di dunia ) dari World Peace Movement.

 

Alangkah bahagianya negeri gemah ripah loh jinawi ini  jika saja anak-anak muda bangsa yang potensial ber­kualitas, jujur, mampu menembus cul de sac (kebuntuan), menerobos bottle neck, menyeruak blantika leadership bangsa di berbagai level, menge­li­minasi pemimpin 4L yang sudah karatan, daya dobraknya sudah me­lempem, tak lagi creatif, sering mencari kesempatan dalam kesempitan, hanya memikirkan diri sendiri. Hal ini me­li­batkan berbagai lini, legislatif, eksekutif dan yudikatif.

 

Indonesia Muda

 

Generasi muda Indonesia perlu pemahaman dan pemaknaan sejarah bangsa. Jika tidak, jiwa mereka akan kosong tanpa makna. Di awal kemer­dekaan sampai satu dekade pasca Proklamasi, jagad negeri ini dipenuhi pemimpin-pemimpin muda potensial, dedikatif dan responsif terhadap ber­bagi situasi bagaimana pun sulitnya.

 

Duo Soekarno-Hatta sang Pro­klamator, berumur sekitar 42 – 43 tahun disaat proklamasi kemerdekaan Indonesia. Bung Sjahrir ketika ditunjuk jadi Perdana Mentri saat masih beru­mur 36 tahun. Jendral Sudirman bahkan berumur 29 tahun saat diang­kat jadi Panglima TNI .

 

Usia 30-40 tahun sedang ‘ in ‘ dan full spirit , memiliki semangat tinggi dalam bertugas sampai mencapai usia  50-an dan memiliki kematangan intuisi serta logika berpikir perfect.

 

Jauh sebelum kemerdekaan di seputar abad ke-20 pemuda-pemuda Islam seperti , HOS Cokroaminoto, H.Agus salim, A.M Sangaji telah mulai merintis perjuangan pemuda  diikuti Boedi Oetomo. Menjelang tahun 20-an muncul perhimpunan anak-anak muda dari berbagai suku bangsa, Yong Java, Yong Sumateranen Bond, Yong Islamie Bond, Yong Celebes, Yong Ambon. Mereka-mereka ini lah yang bersatu padu membuat Giant-Step bersama, menyuarakan Soempah Pemoeda ta­hun 1928.

 

Era reformasi sebenarnya era emas kebangkitan kembali  (resurgence) anak-anak muda bangsa  telah berhasil meng-knock  down pemimpin tua yang telah karatan merajai bangsa selama lebih dari 30 tahun secara otoritarian. Namun apa lacur, sampai detik ini sudah beberapa kali pemimpin (baca: Presiden) berganti yang berkuasa masih saja orang-orang lama ber­katagori 4L .

 

Partai-partai politik sesuai UU diberi kuasa untuk mencalonkan pre­siden. Sayangnya parpol selalu men­calonkan orang-orang lama, bahkan pada pemilu 2014 mendatang untuk capres masih saja dicalonkan orang-orang lama yang bahkan diduga punya masa lalu tidak meyakinkan. Namun para-para old cracks ini tetap saja ingin berkuasa kembali. Pencitraan melalui berbagai media banyak dilakukan oleh old soldiers namun juga tidak ke­tinggalan yang berasal dari old civil society.

 

Seorang pensiunan jendral be­rargumentasi bahwa purnawirawan-purnawirawan tua yang berikeras mencalonkan diri dapat men­jeru­muskan kepunahan nilai kepra­juri­tannya. Mantan jendral ini (AM Hen­dropriyono ) menambahkan dengan kepiawaian konsultan iklan, perwira yang sewaktu muda dulu konduitenya buruk sekalipun kini demikian popular di mata rakyat. Hendropriyono, mantan jendral mendorong pemuda dari kalangan sipil agar berani tampil di depan membangun Negara Pan­casila. DKI Jakarta telah memberi contoh baik. Jokowi  seorang tokoh muda berintegritas dan merakyat mampu menaklukkan hati putra-putri Betawi.

 

Kedatangan dan kehadiran Bashaer Othman di Indonesia diharap mampu memberi insprirasi dan enlightenment bagi kaum muda Indonesia untuk banyak terlibat, aktif, berpartisipasi dalam politik agar suatu saat Indonesia dapat melahirkan pemimpin muda yang kapabel, visioner dan qualified.

 

Di akhir kunjungannya ke Indonesia  sebuah message simpatik, menarik dan lugas disampaikan Bashaer Oth­man, sang wali kota muda dari Pa­lestina: “ Suatu saat ketika kembali kesini , saya ingin bertemu dengan Presiden Indonesia yang berumur dibawah 30 tahun”. 

 

Pesan spesial Bashaer ini meru­pakan motivasi dan tantangan sangat inspiratif serta interessant  bagi pe­muda dan rakyat Indonesia, sekaligus tamparan dan peringatan bagi partai politik negeri ini agar lebih selektif memilih pemimpin di masa men­datang. Tentu juga parpol diharap siap dan mau melirik orang-orang muda baru berprestasi  memimpin di ber­bagai lini  pemerintahan  termasuk  dicalonkan jadi presiden R.I men­datang. (*)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Opini


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan artikel ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!