Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 20:20:38 WIB
NASIONAL

Perwira Polisi Ditahan

Padang Ekspres • Selasa, 02/08/2011 11:16 WIB • (rdl/iro/jpnn) • 649 klik

Jakarta, Padek—Penyidik Bareskrim Mabes Polri melakukan penahanan terhadap AKBP Mindo Tampubolon, Kasubdit II Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau kemarin (1/8). Mindo diduga terlibat pembunuhan berencana istrinya sendiri Putri Mega Umboh pada 26 Juni 2011 lalu.


”Posisi (Mindo) sekarang di Bareskrim. Ditahan setelah diperiksa tim gabungan Propam dan Polda Kepri,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Anton Bachrul Alam, Senin (1/8) sore kemarin. Mindo diperiksa maraton sejak Jumat (29/7) di Jakarta.


Sebelumnya, pada Selasa (26/7) lalu, jenazah Putri telah diotopsi oleh Tim Gabungan Penyidik Forensik Mabes Polri, Polda Kepri, dan Polda Lampung. Otopsi dilakukan di pemakaman TPU Yayasan Budi Luhur, Negeri Sakti, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung Selatan.


Menurut Anton, AKBP Mindo diduga sebagai aktor atau intellectual dader pembunuhan itu. ”Dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” katanya. Anton belum menjelaskan secara rinci, bagaimana kasus pembunuhan Bhayangkari ini bisa menjerat suaminya sendiri. Namun, isu yang beredar di masyarakat, korban dikabarkan berselingkuh dengan pria lain.  


Informasi yang dihimpun koran ini, Mindo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan istrinya berdasarkan pengakuan pembantunya, Rosma dan Ujang. Pembantu Mindo Ujang yang bernama asli Gugun Gunawan menyebut dirinya di-order oleh seseorang oknum perwira polisi yang bertugas di Polda Kepri untuk menghabisi nyawa Putri.


Bahkan, Ujang mengaku, oknum itu ikut membunuh dengan cara menggorok leher Putri setelah dirinya menikam bagian dada dan perut Putri. Aksi itu selain disaksikan pacarnya, Rosma, juga disaksikan seorang wanita dengan ciri-ciri berkulit putih, rambut lurus sebahu berwarna pirang yang kini misterius.


Oknum perwira itu disebut menjanjikan imbalan sebesar Rp20 juta kepada Ujang bahkan bebas dari hukuman. Karena informasi ini, tim Divisi Propam Mabes Polri turun ke Polda Kepri untuk memeriksa dan mengambil sampel darah Mindo. (rdl/iro/jpnn)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!