Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 02:35:55 WIB

Apris Pimpin Inkanas Sumbar

Padang Ekspres • Sabtu, 30/07/2011 13:25 WIB • (zl) • 380 klik

Padang, Padek—Apris Hamid terpilih menjadi ketua formatur pada Musyawarah Daerah (Musda) II Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Sumbar peride 2011-2015 di aula Mapolda Sumbar, Kamis (28/7).


Ketua harian Inkanas periode 2006-2011 ini terpilih menggantikan Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari yang juga Kapolda Sumbar. Apris terpilih bersama enam anggota formatur lainnya, yakni Syafruddin PA, Indra Yurmansyah, Syarifuddin Tamar, Gatot, Hariandi dan Wisnu Andayana.


”Penetapan ketua formatur bersama enam orang anggotanya ini berdasarkan keputusan bersama MSH dan Inkanas yang ada di Sumbar, yang hadir pada kesempatan ini,” kata anggota formatur Syafruddin PA kepada Padang Ekspres Kamis (28/7).


Usai Musda ini, formatur terpilih diberi waktu paling lambat dua bulan menyusun kepengurusan perguruan Inkanas empat tahun ke depan. Jadi susunan kepengurusan ini sudah harus dilaporkan ke pusat sebelum waktu yang ditentukan untuk di-SK-kan PB Inkanas.


Selain membentuk formatur, kesempatan ini juga digunakan untuk menjaring ketua Komisi Teknik (Komtek) Majelis Sabuk Hitam (MSH) Inkanas yang baru. Syafruddin PA kembali terpilih menjadi ketua Komtek MSH pada Musda yang dilangsungkan sekitar pukul 09.00 WIB tadi.


Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Forki Sumbar itu berhasil meraup 24 suara dibanding saingannya, Jofri Darmi yang hanya mendapatkan satu suara. ”Alhamdullillah saya kembali dipercaya menempati jabatan ini. Bagaimanapun juga, keberadaan saya disini juga tidak akan berarti tanpa dukungan dari rekan-rekan lainnya,” ulas Syafruddin. (zl)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!