Rabu, 23 April 2014 - 22 Jumadil Akhir 1435 H 18:47:21 WIB
RAKYAT SUMBAR

Kecelakaan Maut di Dharmasraya, 4 Tewas

Padang Ekspres • Rabu, 27/07/2011 09:13 WIB • (ita) • 1152 klik

(*)

Dharmasraya, Padek—Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Sei Dareh, Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB kemarin (26/7) itu, empat orang tewas.


Kecelakaan di dekat Kantor Dinas Pendidikan Dharmasraya itu, terjadi antara mobil tangki pengangkut bensin Pertamina BA 9862 JV yang datang dari arah Padang dengan mobil Toyota Avanza BA 2192 VG yang datang dari Sei Rumbai, Dharmasraya.


Empat tewas dalam peristiwa maut tersebut, satu orang luka parah dan dua orang luka ringan. Semuanya merupakan penumpang Avanza yang belakangan diketahui berasal dari Kalimantan dan diduga pekerja tambang emas dompeng.


Sedangkan Rake, 25, sopir Avanza yang selamat dalam peristiwa itu, melarikan diri. Sopir beralamat di Desa Pantai Cermin Palangki, Kabupaten Sijunjung. Sedangkan sopir tanki, Isnaldi, 35 juga selamat dan diamankan di Mapolres Dharmasraya.


Mobil Avanza BA 2192 VG yang hancur akibat tabrakan itu, sudah diamankan di Mapolres, sedangkan mobil tangki BA 9862 JV hingga berita ini ditulis sore kemarin, masih dalam proses evakuasi karena bensin yang dibawa harus dipindahkan ke mobil tangki lain. Jika tidak hati-hati, dikhawatirkan meledak.


Seorang saksi mata, Deri Zulhadi yang saat kejadian tengah mengendarai motor di belakang mobil tangki yang terlibat tabrakan, menyebutkan jaraknya dengan tangki itu hanya sekitar 10 meter.


Saat itu, dia melihat ada dua mobil Avanza beriringan dari arah Dharmasraya.
Berada di antara iringan kedua mobil itu, sebuah sepeda motor. Sedangkan dari arah Padang, bergerak mobil tangki. Mobil Avanza bersama motor berhasil melintas di samping tangki. Namun, entah kenapa Avanza BA 2192 VG bergerak ke tengah hingga bertabrakan dengan tangki.


”Begitu sampai di pertengahan, maka terjadilah tabrakan dengan truk tangki. Kecelakaan diawali suara dentuman cukup keras dan mobil Avanza itu sempat terseret sekitar 20 meter oleh mobil tangki,” jelas Deri Zulhadi.


Pantauan Padang Ekspres, mobil Avanza terseret hingga ke luar badan jalan dan nyaris menabrak rumah warga. Sebuah pohon sawit tumbang, karena dihantam dua kendaraan itu.


Mas, 40, seorang warga sekitar yang turut mengevakuasi korban menjelaskan, saat peristiwa itu dirinya berada di sawah yang berjarak sekitar 400 meter dari TKP. Begitu mendengar suara dentuman keras, dirinya langsung kaget dan lari ke arah sumber suara. Ternyata ada tabrakan.


”Saya mengira yang ditabrak itu, warung tempat ponakan saya berjualan, ternyata tidak. Saya melihat pemandangan mengerikan, mobil Avanza hancur. Tanpa pikir dua kali, saya langsung berusaha mengeluarkan korban yang sudah dalam kondisi berdarah-darah,” kata Mas.


Pantauan Padang Ekspres di TKP, kemacetan tidak bisa dihindari dan ratusan warga berbondong-bondong menyaksikan langsung evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan tragis tersebut. Sementara polisi langsung memberi police line. Para korban dilarikan ke RSUD Sungai Dareh, empat korban tewas tewas, satu luka parah dan dua luka ringan.


Kasat Lantas Polres Dharmasraya AKP Marwan Noer di TKP menyebutkan, kecelakaan terjadi saat mobil Avanza yang melaju kencang dari arah Sei Rumbai, mengambil jalur kanan, lalu bertabrakan dengan truk tangki dari Padang.


”Entah apa sebabnya, terjadilah kecelakaan maut tersebut. Saat ini kasus tersebut sedang kita selidiki, termasuk mencari keberadaan sopir Avanza yang melarikan diri tersebut,” jelas Marwan. (ita)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!