Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 06:17:19 WIB

Calon Ketua Umum mulai Mengapung

PBVSI se-Sumbar Gelar Musprov

Padang Ekspres • Jumat, 22/07/2011 16:03 WIB • Hendra satria • 303 klik

Padang, Padek—Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari dipercaya menjadi ketua formatur untuk pemilihan ketua baru Persatuan Bola Voli Seluruh  Indonesia (PBVSI) Sumbar periode 2011-2015. Kapolda ditunjuk menyusun kabinet PBVSI musyawarah provinsi (Musprov), di ruang rapat utama (Rupattama) Mapolda Sumbar, Kamis (21/7).


Selain Kapolda, tim formatur juga diisi Syafrizal (Sekum harian Pengprov PBVSI Sumbar), AKP Maimusfi (Pengcab Padangpariaman), Zainil Erizon (Pengcab Padang) dan AKBP Arum Priyono (Pengprov PBVSI Sumbar).
”Untuk penyusunan kapan waktu pemilihan hingga menyangkut pembentuk struktur kepengurusan PBVSI Sumbar yang baru, kami dari tim formatur diberi waktu satu bulan oleh floor (para pengurus PBVSI, red) untuk menuntaskannya,” ungkap Syafrizal kepada Padang Ekspres di Mapolda Sumbar, kemarin (21/7).


Dia menyebutkan, kendati ketua tim formatur dipegang Kapolda, bukan berarti jabatan ketua baru langsung melekat kepada beliau. Tapi harus melalui pemilihan semua peserta musprov. ”Hal itu merujuk pada AD/ART organisasi yang selama ini kami pegang.” imbuhnya.  
Hal itu juga dipertegas Kapolda Wahyu Indra Pramugari. Orang nomor satu di Polda Sumbar itu  menyatakan dirinya tak akan ikut lagi pemilihan ketua PBVSI Sumbar, dan menyerahkan tongkat estafet kepada calon baru.


”Sekarang saya memberikan peluang untuk pihak lain untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum PBVSI Sumbar ke depan. Saya berharap di tangan ketua umum baru, PBVSI Sumbar makin berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah ini nantinya,” kata Wahyu.
Dia menambahkan, pengurus bolavoli tidak harus dari lingkungan kepolisian. Buktinya tingkat pusat, pengurus voli sekarang ini tidak lagi dipegang oleh Kapolri.


”Kalau ada dari institusi lain ataupun dari pejabat pemerintahan yang mau mengurus bola voli itu mungkin lebih bagus,  tak harus dari institusi dari kepolisian menjadi pengurus bola voli. Tapi nantinya akan di selipkan beberapa pejabat utama kepolisian untuk mengontrol PB PBVSI,” tambah kapolda lagi.


Wahyu juga mengatakan bahwa orang yang dipilih sebagai Ketua PB PBVSI haruslah orang yang berjiwa besar dan mempunyai program yang jelas untuk memajukan olahraga bola voli di Sumbar. Program kerja tersebut harus menjadi icon agar pembinaan olahraga bolavoli menjadi jalan.
Informasi yang berkembang, beberapa nama mulai mencuat untuk memperebutkan posisi ketua umum, satu di antaranya Suryadi Asmi, yang merupakan Direktur Bank Nagari saat ini.


”Soal nama calon ketua umum PBVSI Sumbar memang masih dalam tahap penjajakan. Saya berharap bersabar dulu. Kalau sudah pasti maka akan kami beritahu. Kami memiliki waktu sebulan untuk memilih ketua umum baru berdasarkan amanat dari Musprov,” timpal Syafrizal (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!