Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 20:19:12 WIB
METROPOLIS

Gotong-Royong Bantu Korban Kebakaran

Padang Ekspres • Sabtu, 09/07/2011 12:00 WIB • (a) • 209 klik

Padang, Padek—Semangat solidaritas dan gotong-royong untuk korban kebakaran, terus menggelinding di tengah warga. Selain warga Pasar Belimbing, Kuranji, spirit kekeluargaan  juga ditunjukkan warga Kelurahan Parak Gadang Ganting, Padang Timur, pada korban kebakaran di RT 01/RW 10.   


Warga setempat bahu-membahu menggalang bantuan dan mendirikan tenda darurat untuk para korban kebakaran. Hingga kemarin, lima kepala keluarga yang rumahnya terbakar, masih menginap di tenda-tenda darurat yang dipasang di tanah kosong, depan 5 rumah yang terbakar.
Selain tenda bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, para pemuda setempat juga membuka posko bantuan bencana bekerja sama dengan RT dan RW.


Di sana terkumpul bantuan yang datang dari berbagai pihak. Di antaranya berupa pakaian baru dan bekas, makanan siap saji, minuman, dan kebutuhan korban lainnya.


Ada juga yang menyumbangkan uang tunai dan langsung dituliskan di papan tulis yang mereka sediakan di depan posko tersebut.
Ketua RW 10 Kelurahan Ganting Parak Gadang, Syafrisam, 60, mengatakan, bantuan juga berdatangan dari berbagai pihak. Di antaranya, dari Dinas Sosial Padang berupa selimut, bahan makanan dan sarden.


Wakil Wali Kota Padang juga sudah datang dan menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp1 juta. “Kami sangat mengharapkan uluran tangan dermawan untuk warga kita yang jadi korban ini. Kasihan mereka, memasuki Ramadhan, mereka tidak punya pakaian dan kebutuhan lainnya. Kalau ada warga Padang lainnya yang mempunyai pakaian atau uang berlebih, kami harap bersedia membantu,” ujarnya.


Ruaida, 43, ibu Ade Yusra yang merupakan karyawan Padang Ekspres, tak kuasa menahan haru atas kepedulian para tetangga, dermawan dan instansi pemerintah pada mereka. Saat ini, bantuan logistik berupa sarden, mi instan dan minuman siap saji dirasakan telah mencukupi. Hanya saja, keluarga Ruaida dan korban lainnya, membutuhkan bantuan beras dan kompor untuk memasak.


Untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK), para korban kebakaran menumpang di rumah tetangga dan kamar mandi yang masih bisa dipakai di bekas rumah yang terbakar. Sedangkan untuk tidur, masih di tenda darurat.


Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di Ganting Parak Gadang menghanguskan 5 rumah semi permanen. Tujuh kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Para korban adalah  Armaida, 64, Sumeyem, 50, Del Amris, 40, Maswar, 50, Rita, 34,  dan Kasman, 58.  (a)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!