Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 15:04:16 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Kebakaran Hutan Meluas

Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Selasa, 05/07/2011 09:10 WIB • (frv) • 390 klik

Limapuluh Kota, Padek—Kebakaran hutan di Kabupaten Limapuluh Kota semakin meluas. Setelah melahap Bukit Alang Lawuik di Kecamatan Lareh Sago Halaban. Si jago merah juga membumihanguskan lereng bukit Rambutan di Jorong Mungka Tangah, Kecamatan Mungka, dan bukit di Ketinggian, Sarilamak, Kecamatan Harau.


Lereng bukit Rambutan di Mungka Tangah, terbakar Senin (4/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Sedangkan bukit di Jorong Ketinggian terbakar Minggu (3/7) malam. Akibat kedua kebakaran itu, sekitar 6 hektare areal hutan dilaporkan mengalami kerusakan hebat.


Sementara pada Sabtu (2/7) siang, kebakaran hutan terjadi di kawasan Ngalau Indah, persisnya di bagian atas kolam Renang. “Cukup luas juga yang terbakar di sana,” kata Yusnedi, petugas pemadam kebakaran Payakumbuh.


Untuk memadamkan api yang membakar bukit Rambutan di Mungka Tengah dan bukit di Jorong Ketinggian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, menurunkan seluruh mobil pemadam.


“Kita juga diperkuat tim pemadam dari Kota Payakumbuh. Namun, api yang membakar kedua bukit, cukup sulit untuk dipadamkan,” kata Edi, pejabat BPBD Limapuluh Kota. (frv)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!