Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 19:54:31 WIB
METROPOLIS

Nilai Rendah, jangan Terburu Mendaftar

Padang Ekspres • Sabtu, 02/07/2011 12:10 WIB • (e) • 3336 klik

HAri kedua penerimaan siswa baru (PSB) online di 18 warnet, kemarin (1/7), masih lengang. Para orangtua dan calon siswa masih menumpuk di sekolah dan terlihat antrean panjang. Seperti di SMKN 3 dan di SMPN 2.


Kasi Pendataan dan Teknologi Informasi Disdik, Syuhadi menjelaskan, pada hari kedua ini, calon siswa sudah bisa melihat dan memperkirakan apakah nilainya diterima pada sekolah tujuan atau tidak. Itu bisa dilihat di situs http://psb.diknaspadang.or.id.

“Bagi yang memiliki nilai rendah, janganlah terlalu cepat untuk mendaftar. Strategi yang dipakai adalah melihat dulu berapa nilai minimal yang diterima di sekolah pilihan dengan melihat nilai terendah calon siswa lainnya yang telah mendaftar,” ujarnya di Posko PSB Online, SMKN 3 Padang.


Syuhadi menambahkan, proses penilaian diurut dari nilai tertinggi hingga terendah. Jika nilai terendah sudah berada di luar kapasitas (daya tampung) sekolah, maka nama calon siswa itu akan berpindah pada pilihan kedua.


Jika pada pilihan kedua, nilai calon siswa itu tidak di atas daya tampung, maka akan dipindahkan pada pilihan ke tiga. Kalau tetap masih di bawah daya tampung, nama calon siswa ini tidak akan muncul karena nilainya tidak ada yang di atas daya tampung. Dengan kata lain, calon siswa ini harus melakukan pendaftaran pada tahap II pada 8 Juli.


Kepala Bidang Kajian Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Padang, Magdalena menambahkan, pada Minggu (3/7) proses pendaftaran PSB online tidak dibuka. Jadi pada hari itu, calon siswa bisa mempelajari sekolah mana yang akan mereka tuju.


“Pada hari terakhir pendaftran (4/7), kita akan layani hingga sampai tuntas seluruhnya. Jadi bagi yang memiliki nilai pas-pasan atau rendah jangan terlalu cepat mendaftar, dan pada hari minggu itu mereka bisa manfaatkan untuk melihat situs kita,” ujarnya. (e)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Dari : Ramadani
Sabtu, 02/07/2011 - Jam 15:49 WIB
pak tarimo wak di SMK 1 jurusan gambar bangunan , sabanyo wak mandaftar di SMA tapi nem urang tinggi tu ndak nio di SMA do pak tolongan wak tarimo di SMK 1 jurusan gambar bangunan mambana wak pak a.....


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!