Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 02:36:04 WIB
NASIONAL

Devri Agita Devani, Murid SDN 13 Cingkariang, Agam, Peraih Nilai UN Tertinggi se-Sumbar

Sering Protes Guru jika Salah Hitung

Padang Ekspres • Rabu, 22/06/2011 11:50 WIB • arfidel ilham • 625 klik

Angka 13 bukan angka sial rupanya bagi Devri Agita Devani. Buktinya, anak bungsu pasangan Doni dan Desi yang bersekolah di SDN 13, Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, itu berhasil menjadi yang terbaik dalam ujian nasional (UN) SD se-Sumbar. Dia berhasil menyisihkan 91.377 peserta UN tingkat SD 2011 se-Sumbar, dengan nilai 13.


Tak tanggung-tanggung, Devri—begitu panggilan Devri Agita Devani—berhasil melahap keseluruhan soal Matematika, Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang diujikan dalam UN kali ini. Untuk tiga mata pelajaran itu, Devri berhasil memperoleh nilai maksimal, 10.


Prestasi individu Devri tingkat UN SD tersebut langsung melambungkan nama SDN 13 Cingkariang, sebagai SD terbaik di Kecamatan Banuhampu. Ini jugalah kali pertama lulusan SDN 13 Cingkariang berhasil jadi yang terbaik memperoleh nilai 10 di semua mata pelajaran.


Gelagat menjadi murid berprestasi sudah diperlihatkan Devri sejak awal bersekolah di SD ini. Pasalnya, sejak kelas satu, anak dikenal pandai bergaul itu selalu menjadi terbaik di sekolahnya. Devri tidak pernah melepaskan juara I dari kelas I hingga kelas VI.


”Daya tangkap anak ini memang luar biasa,” kata Kepala SDN 13, Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Agam, Edriyeni kepada Padang Ekspres, kemarin (21/6). Anak PNS yang bertugas di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Padangpanjang itu, juga pernah menjuarai olimpiade matematika di Agam.


Edriyeni yang juga guru matematika, mengakui kerap diprotes Devri jika terjadi kesalahan dalam perhitungan atau pemakaian rumus dalam matematika. ”Biasanya, saya akan menghitung kembali,” aku Edriyeni. Selain pintar, menurut Edriyeni, anak ini pandai bergaul dengan teman sekelasnya.


Seperti kebanyakan anak-anak sebayanya, Devri juga mengisi waktunya untuk bermain. Namun, orangtuanya selalu memberikan batasan waktu bermain. Hingga, anak bungsu ini bisa kembali mengisi waktunya untuk belajar.


Orangtuanya sering mengingatkan Devri mengulang kembali pelajarannya di rumah.
”Saya memang suka menonton. Itulah sebabnya mama sering mengingatkan untuk belajar,” kata Devri ketika ditemui Padang Ekspres di SDN 13 Cingkariang.   


Menjelang UN pun, Devri mengaku, tidak memiliki persiapan khusus. Hanya saja, ia rajin mengikuti sejumlah try out (TO) dilaksanakan di sekolah.


 ”Saya tak menyangka bisa menjadi yang terbaik di Sumbar,” aku Devri yang bercita-cita menjadi dokter ini.


Devri sendiri akan melanjutkan pendidikannya ke Madrasah Tsanawiyah di Padangpanjang atau SMPN 1 Bukittinggi. (***)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Rabu, 22/06/2011 - Jam 13:57 WIB
bagaimana bisa sih


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!