Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 12:49:45 WIB
RAKYAT SUMBAR

Kelok 9 Rampung 80 Persen

Padang Ekspres • Sabtu, 18/06/2011 12:01 WIB • (cp) • 1059 klik

RAMPUNG 80 PERSEN: Sejumlah pekerja sedang membuat pondasi yang menghubungkan ja

Limapuluh Kota, Padek—Realisasi pembangunan tahap satu jalan dan jembatan layang Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Kota berjalan mencapai 80 persen. Pada tahap satu itu meliputi pembangunan jembatan 3, 4, 5, dan 6 dengan panjang totalnya 720 meter, serta jalan penghubung antarjembatan yang panjangnya 2.000 meter.


Menurut Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Jembatan Kelok 9 dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Padang, Dahler, tahap satu ini, masih tersisa pembangun jembatan sepanjang 140 meter lagi. Yakni, pembangunan jembatan empat yang melengkung panjang dan tajam, serta berdiri di atas pilar-pilar setinggi 50-80 meter. Selain itu, yang tertinggal hanyalah pengaspalan jalan penghubung dan jembatan saja.


“Pekerjaan tersulit adalah membangun jembatan tiga dan empat. Sebab, jembatan-jembatan tersebut dibangun di atas pilar-pilar atau fondasi jembatan yang tingginya 50-80 meter. Artinya, memiliki risiko kerja yang cukup besar,” terangnya kepada wartawan dan Asisten III Setprov Sumbar yang memantau pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungi Sumbar dan Riau tersebut, Jumat (17/6).  


Secara keseluruhan, pembangunan tahap satu ini diperkirakan menghabiskan anggaran APBN sebesar Rp313 miliar. Total hingga kini, sudah memakan biaya Rp 252.990.615.900. Anggaran tersebut sudah mengakomodir perubahan konstruksi dari yang direncanakan semula.


“Perubahan terjadi karena ditemukan topografi yang tidak sesuai dengan rencana pembangunan di sejumlah titik. Nilai tambah dari perubahan tersebut, sebesar Rp20 miliar,” bebernya.


Estimasi dana itu belum memperhitungkan gejolak harga bahan bangunan. Pembangunan tahap satu itu, dalam perjanjian kontraknya selesai Desember tahun ini. Namun, dari sisa waktu dan pekerjaan yang tertinggal, Dahler yakin rampung sebelum batas waktu yang ditentukan. “Paling tidak pada minggu terakhir November ini,” ujarnya.


Asisten III Setprov Sumbar, Mahmuda Rivai mendorong pembangunan tahap satu jembatan tersebut dituntaskan sering semakin padatnya mobilitas Sumbar-Riau. Jika pembangunan tahap satu selesai, maka pengguna jalan Sumbar-Riau tidak perlu lagi melewati jalan Kelok Sembilan yang sempit, curam dan terjal.


Begitu juga pembangunan PLTU Teluk Siri, short cut atau rel kereta bawah tanah Padang-Solok. “Jadi dalam waktu hampir bersamaan akan ada dua proyek pembangunan dari APBN selesai di daerah ini. Proyek tersebut rencananya diresmikan Presiden RI,” ungkap Mahmuda.


Untuk pembangunan tahap II, Dahler mengatakan, anggarannya telah diusulkan kepada pemerintah pusat pada tahun ini. Pembangunan tahap dua, meliputi jembatan 1 dan 2 sepanjang 250 meter, serta jalan sepajang 3.000 meter. Yang diusulkan kurang lebih sebanyak Rp 200 miliar.

Jadi, jalan yang akan dibangun secara keseluruhan adalah sepanjang 5.000 meter dan jembatan 970 meter, dengan lebar 12,50-14,00 meter.


”Lokasi ini akan dijadikan juga sebagai tempat wisata alam. Pusatnya adalah jalan Kelok Sembilan lama, daerah Lubuahbangku yang berada sebelum jembatan dari arah Padang dan Huluaia, dijadikan area penyangga wisata alam. Semacam rest area,” papar Dahler.(cp)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!