Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 11:41:36 WIB
METROPOLIS

Kasus Narkoba Meningkat

Padang Ekspres • Sabtu, 11/06/2011 13:50 WIB • (a) • 356 klik

Padang, Padek—Walaupun sudah banyak yang terjerat hukum dan tewas akibat mengkonsumsi narkoba, tampaknya para pecandu dan pengedar tidak jera-jeranya mengkonsumsi dan mengedarkan barang haram itu. Terbukti dengan meningkatnya jumlah pengedar dan pemakai narkoba yang ditangkap polisi.


Dari data Satnarkoba Polresta Padang, periode Januari hingga Mei 2011 berhasil menangkap 43 tersangka pemakai dan pengedar narkoba. Penangkapan terbanyak terjadi saat operasi tumpas bandar Singgalang 1 pada April silam.


Dalam operasi yang melibatkan Polda dan Polresta itu terungkap 19 kasus peredaran dan pemakaian narkoba. 13 ditangkap oleh aparat dari Polresta Padang dan 6 lainnya dari Polsek yang masuk dalam jajaran Polresta Padang.


Sementara pada periode Januari hingga Mei 2010, polisi berhasil mengungkap 29 tersangka penggunaan dan pengedaran narkoba. Dengan demikian terjadi kenaikan sebesar 14 kasus.


Kasat Narkoba Polresta Padang Yuli Kurnianto menjelaskan, dari 43 penangkapan itu, 70 persen sabu-sabu. Sedangkan yang ditangkap 60 persen di antaranya adalah bandar. Sementara barang bukti yang paling besar didapat polisi adalah 50 gram sabu-sabu dan 4 kilogram ganja.


“Kebanyakan barang bukti itu dipasok dari Sumatera Utara, baik sabu-sabu atau ganja. Jika ganja dipasok oleh bandar dari Penyabungan, sedangkan sabu-sabu dipasok dari Medan,” ujarnya kemarin.


Dalam pengembangan kasus, menurutnya sudah sebagian besar berkas perkara sudah diserahkan ke kejaksaan. Namun masih ada yang dalam pengembangan sebanyak 11 kasus.


Yuli mengakui sering kesulitan membongkar jaringan peredaran narkoba karena besarnya biaya pancingan yang dibutuhkan anggota untuk menjerat pelaku pengedaran barang haram itu.


Selain itu, kesadaran masyarakat untuk jadi saksi juga masih kurang. Padahal, dibutuhkan untuk mengungkap suatu kasus. “Kita apresiasi warga yang mau melaporkan adanya indikasi penggunaan narkoba di suatu tempat, namun masih banyak warga yang enggan menjadi saksi. Kita harapkan peran serta masyarakat semakin meningkat,” ucapnya saat ditemui di ruang kerja.


Kasat Narkoba Polresta Padang dan seluruh Polsekta di jajaran Polresta Padang menurutnya terus mengawasi peredaran narkoba dan langsung menangkap begitu ada bukti.


Berdasarkan pengamatannya, tren pengguna narkoba kelas atas saat ini sudah beralih dari putau ke sabu-sabu. Hal itu disebabkan tingginya risiko pemakai putau. Terbukti dengan banyaknya yang sakau, bahkan tewas akibat memakai putau.


Sedangkan sabu-sabu, harganya memang mahal, namun risikonya tidak terlalu besar. Sementara ganja masih didominasi pemakaiannya oleh mahasiswa. (a)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!