Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 09:46:02 WIB
XPRESI

Angkot Gaul di Kotaku

Padang Ekspres • Kamis, 09/06/2011 14:07 WIB • (deva) • 979 klik

Model: Tiwi  (SMA Semen Padang) Fotografer: Riki Suardi Desain: Orta

Bagi sobeX yang nggak punya kendaraan sendiri, pastinya angkutan kota alias angkot menjadi alternatifnya. Bagi yang naik angkot pasti sudah nggak asing lagi dengan kondisi angkot zaman sekarang. Bisa dibilang angkot di Kota Padang itu tergolong “lebay” dengan aksesoris dan dandananya yang berbeda dengan angkot yang ada di kota lain. Nah, Xpresi pengen tahu nih apa pendapat sobeX tentang fenomena angkot yang ada di Kota Padang ini.


Intan Zaharit Putri, siswi  SMAN 10 Padang ini mengaku nggak terlalu masalah dengan angkot lebay itu. Bahkan, cewek yang akrab disapa Intan ini mengungkapkan ia lebih suka naik angkot yang bagus penampilannya sehingga membuat hatinya senang berada didalamnya. Apalagi angkot yang dikasih wangi-wangian.


Hal yang sama juga dirasakan Joni Adha yang baru saja lulus dari MAN 1 Padang. Ia mengatakan, angkot di Kota Padang  “gaul-gaul” alias gaul penampilannya juga gaul larinya atau ngebut banget. ”Angkot Kota Padang memang cocok bagi remaja karena gaulnya itu lho, apalagi ditambah dengan musiknya keras. Kadang juga gak memikirkan keadaan  pemunpang di dalamnya,” ucapnya.


Sementara itu, Fani Sandrelia Oktarini mahasiswa Psikologi Unand juga menyebut angkot di Kota Padang ugal-ugalan seenaknya aja. ”Kalau berhenti sembarangan, mendadak membuat penumpang jantungan. Kalau begini tentu menganggu ketertiban dan kenyamanan lalu lintas,” ujarnya. Tapi sobeX, cewek yang suka film Korea ini mengatakan angkot-angkot di Kota Padang keren-keren. ”Ini juga menunjukkan adanya ciri khas angkot di Kota Padang dengan daerah lainnya. Sehingga angkot memiliki daya tarik tersendiri untuk menarik penumpangnya,” ujarnya.


Fauzia Melani mahasiswa sastra Inggris Unand selain menilai angkot banyak ugal-ugalan, sopirnya juga banyak yang berusia muda. Sehingga mereka sering tidak memperhatikan  keselamatan penumpangnya. Terkadang gak hanya membahayakan penumpang tetapi juga pengemudi lainnya.


Dari pengamatan Xpresi,  di Kota Padang memang banyak angkot yang penampilannya oke. Maksudnya yang dipoles dengan stiker lucu-lucu dan interiornya pun bagus. Angkot seperti ini banyak disukai para remaja. Apalagi bagi remaja SMP kalau pulang sekolah mereka naik angkot yang sudah penuh sehingga mereka bergelantungan di pintu angkot. Tentu hal ini sangat membahayakan penumpang.


Gak Mesti Angkot Gaul

sobeX, angkot nggak harus gaul yang penting angkot yang bisa memberikan kenyamanan bagi penumpangnya. Di Kota Padang pun juga masih  ada sebagian angkot yang penampilannya sederhana yang mementingkan keselamatan penumpangnya.


Seperti pengakuan Afif Adlan siswa MTsN Durian tarung. Menurutnya angkot di Kota Padang banyak juga yang biasa-biasa aja. Penampilannya sederhana yang gak dipoles dengan stiker-stiker. Begitu  juga Dio, mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang ini juga mengatakan nggak semua angkot yang ada di Kota Padang gaul-gaul. “Nggak semestinya juga angkot itu gaul yang penting memberikan kenyamanan bagi penumpang. Misalnya angkot yang tidak bau dan bersih di dalamnya. Tapi tidak salah juga angkot diperindah dengan desain interior sehingga menarik penumpang tapi tidak berlebihan dan tidak melanggar aturan-aturan standar angkot menurut cowok yang suka berorganisasi ini,” akunya.


Nah sobeX, tentu kita pengen naik angkot yang nyaman. Memang tidak ada salahnya juga naik angkot yang gaul. Tentu tidak angkot yang tidak mementingkan keselematan penumpangnya. (deva)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!