- 14:22 WIB
- 14:21 WIB
- 14:21 WIB
- 14:17 WIB
- 14:19 WIB
- 14:18 WIB
- 14:17 WIB
- 14:16 WIB
- 14:16 WIB
- 13:30 WIB
700 Jamaah Arminareka telah Diberangkatkan
Padang Ekspres • Selasa, 07/06/2011 12:50 WIB • (kd) • 1285 klik
Padang, Padek—Biro perjalanan umrah dan haji plus Arminareka Perdana kian eksis melayani para calon jamaah untuk diberangkatkan ke tanah suci. Bahkan, dalam sebulan terakhir 700 jamaah telah diberangkatkan.
”700 jamaah telah kami berangkatkan melalui dua kali penerbangan yakni pada 5 Mei dan 19 Mei lalu. Kemungkinan kita juga akan memberangkatkan calon jamaah haji pada 16 Juni,” ujar Reri L Tanjung, Kepala Perwakilan PT Armineka Perdanan Cabang Padang, kemarin.
Berdasar data AMPHURI dan IATA, biro perjalanan Armineka Perdana, biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus terbesar di Indonesia. Telah berkiprah sejak tahun 1990. Pada tahun 2011, Armineka Perdana memberangkatkan 2.000 calon jamaah haji di seluruh Indonesia.
Tidak berbeda dengan biro perjalanan lainnya, Armineka Perdana juga memberikan berbagai kemudahan. Soal biaya calon jamaah hanya dikenakan biaya 1.750 US dolar. ”Harga disesuaikan dengan bulan keberangkatan di mana sewaktu-waktu (nilai tukar mata uang) bisa berubah,” jelas Reri.
Selain itu, sebelum berangkat calon jamaah bisa mencicil tiap bulan minimal Rp500 ribu. Namun, untuk cicilan ini, calon jemaah harus mendaftar terlebih dahulu dengan biaya pendaftaran sebesar Rp3,5 juta.
Calon jamaah akan diterbangkan dengan pesawat Garuda, Emirates dan Saudia Arabia Airlines. ”Sesampainya calon jamaah di Arab Saudi, mereka diinapkan di hotel berbintang lima untuk haji plus. Sedangkan jamaah umrah diinapkan di hotel bintang empat,” papar Reri.
Biro perjalanan Armineka Perdana memberangkatkan jamaah dari Padang melalui Bandara Soekarno-Hatta. Untuk pengelolaan dan manasik, dilakukan di Padang dan Jakarta. Calon jamaah diberikan asuransi kecelakaan dan voucher pembayaran 300 US dollar. (kd)
[ Red/Redaksi_ILS ]
DARAH sudah muncrat. Demonstrasi yang mengiringi kenaikan harga BBM telah mengakibatkan beberapa orang dari kalangan pendemo, polisi, dan wartawan luka. Ini tentu menyedihkan. Yang lebih menyedihkan, mengapa bangsa kita tak jua bisa lepas dari ”ritual menyakitkan” seperti ini. Dari waktu ke waktu, selalu terjadi trilogi maut: kenaikan harga BBM-pertengkaran politik-demo keras. Ketika para pemangku kepentingan sibuk bertikai, harga barang lain sudah menyelinap naik.
Assalamualaikum wr wb, yth pimpinan RS M Djamil, sekadar masukan demi memajukan M Djamil. Kami baru pulang dari Jakarta dan HD kebetulan di RSCM Pusat kami rasakan disana layanan sangat bagus, perawatnya ramah-ramah, mereka diajarkan ilmu psikologi untuk melayani pasien tidak seperti di M Djamil yang perawatnya tidak familiar, terutama yang berinisial D, amat kasar mulutnya sama pasien. Jadi kalau masih tetap begini pelayanan M Djamil kami yakin tidak akan dapat untuk menjadi status layanan internasional. Semoga para pimpinan memperhatikannya. Wasaallam pasien HD, Selasa-Jumat CC Ibu kepala Dinkes Sumbar
Siswa Luar Serbu Padang
Batambah macet Padang mah.....................................!
Angin Ribut Landa Solok
Hati-hati beko talendo..........................!
Hanya 67 Persen Nikmati Air Bersih
Lai ndak sakik diare salabiahnyo tu..........................................?