Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 05:06:39 WIB
PRO SUMBAR

Harga Emas Naik Rp10 Ribu

Padang Ekspres • Sabtu, 04/06/2011 13:07 WIB • (yo) • 395 klik

Painan, Padek—Pembelian emas meningkat sejak sepekan terakhir di kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), namun tingkat transaksi pedagang masih terlihat berimbang, baik antara yang menjual maupun yang membeli.
Kenaikan harga emas pada awal bulan yang hanya berkisar Rp10 ribu ini, memang tidak memberikan pengaruh berarti khususnya bagi kalangan PNS.


Ini sebanding dengan penjualan pedagang kepada masyarakat yang sengaja melakukan penjualan emas karena terjadi kenaikan harga Rp10 ribu. Harga emas 24 karat minggu ini naik menjadi Rp1.010.000 per mas (dengan berat  2,5 gram).
“Sedangkan untuk emas 22 karat saat ini dijual Rp320 ribu per gram dan emas 18 karat dijual Rp205 ribu gram,” ungkap Roni, pedagang toko Mas Melati di Pasar Inpres Painan, kemarin (3/6).


Kenaikan harga emas ini memang lain dari biasanya, sebab pada awal bulan, harga emas selalu turun, tapi sekarang malah naik.  
Rata-rata pelanggan yang berasal dari kalangan PNS itu membeli emas untuk tujuan koleksi atau hiasan, bahkan juga bertujuan untuk menabung.


“Karena kenaikan ini bertepatan dengan awal bulan, sehingga terjadi perimbangan penjualan dengan pembeli antara PNS dengan masyarakat biasa,” ungkap Inur, 34, pedagang lainnya.
Membeli emas untuk mempercantik diri itu diakui Yesi 30, salah seorang pembeli di toko Mas Melati. “Biasanya saya selalu mencari model-model terbaru yang buat oleh pengrajin emas. Sebab dengan koleksi itu akan menambah rasa percaya diri. Selain itu, juga bertujuan untuk menabung cara aman,” pungkasnya. (yo)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!