Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 11:44:10 WIB
BERITA DAERAH

Kota Payakumbuh

182 Pelajar tak Lulus

Hasil UN smp Diumumkan Besok

Padang Ekspres • Berita Pendidikan • Jumat, 03/06/2011 09:19 WIB • Fajar Rillah Vesky • 1172 klik

UN 2011

Payakumbuh, Padek— Sebanyak 182 siswa-siswi SMP/MTs di Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota,  tidak lulus ujian nasional (UN) tahun 2010/2011. Rinciannya, 96 orang menimba ilmu pada 19 sekolah di Kota Payakumbuh, dan 86 orang menimba ilmu pada 43 sekolah di Limapuluh Kota.


Data itu diperoleh Padang Ekspres dari Kadis Pendidikan Limapuluh Kota, Indra Kesuma dan Kadis Pendidikan Payakumbuh Edvianus, Kabid SLTP/SLTA Limapuluh Kota Hidwan Reta, dan Kabid SLTPA/SLTA Azwardi, Kamis (2/6).


Indra mengatakan, meski di Limapuluh Kota terdapat 86 siswa-siswi  yang tidak lulus UN, namun hasil ujian tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Apalagi jumlah peserta UN SMP/MTs pada tahun ini lebih dari 4.700 orang.


“Kalau dihitung persentasenya, siswa SMP/MTs yang tidak lulus ujian nasional itu hanya sekitar 1,82 persen. Bagi yang tidak lulus, nanti bisa mengikuti ujian paket B. Adapun pengumuman ujian nasional, baru dilakukan  Sabtu (4/6),” ujar Indra.


Sementara, Kabid SLTP/SLTA Dinas Pendidikan Payakumbuh Azwardi mengatakan, jumlah peserta UN SMP/MTs di Payakumbuh pada tahun ini mencapai 2.583 orang. Terdiri dari peserta SMP 1.978 orang, dan MTs sekitar 605 orang.


“Dari jumlah tersebut, siswa-siswi SMP yang lulus ujian nasional sekitar 95,75 persen. Sedangkan siswa-siswi MTs sekitar 98 persen. Kalau dihitung dua-duanya, jumlah siswa SMP/MTs di Payakumbuh yang tidak lulus UN sekitar 96 orang,” ujar Azwardi.


Kendati demikian, menurut Azwardi, data hasil UN SMP/MTs di Payakumbuh ini akan kembali diteliti. Masing-masing sekolah, saat ini sedang mengecek nilai setiap siswa-siswinya.


“Pengecekan kita lakukan, untuk memastikan nilai UN yang diperoleh siswa. Apabila terjadi kesalahan penulisan nilai, misalnya 7,6 yang tertulis menjadi 6,7, maka kita akan menyampaikan ke Dinas Pendidikan Sumbar, untuk dilanjutkan ke Kemendiknas,” kata Azwardi.


Menyangkut hasil ujian nasional, masing-masing SMP/MTs di Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Dinas Pendidikan kedua daerah belum bersedia memberikan data rinci kepada Padang Ekspres. Dengan alasan, hasil ujian baru diumumkan Sabtu (5/6).


Terpisah, Wako Payakumbuh Josrizal Zainmengaku cukup puas, dengan hasil ujian nasional SMP/MTS yang didapat.
Menurut mereka, meski hasil ujian SMP/MTs di Sumbar anjlok. Namun untuk Payakumbuh dan Limapuluh Kota, hasil yang diperoleh sudah cukup signifikan. “Kita bersyukur sekaligus mengapresiasi  guru, kepala sekolah, komite,  orangtua murid, masyarakat, dan jajaran Dinas Pendidikan,” kata Josrizal. (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!