Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:32:36 WIB
METROPOLIS

Pembunuh Mahasiswa STKIP Disidang

Padang Ekspres • Sabtu, 28/05/2011 12:02 WIB • (ldy) • 932 klik

Padang, Padek—Masih ingat kasus pembunuhan Siska,19, mahasiswa STKIP Gunung Pangilun Padang? Dia dibunuh sang kekasih dengan cara ditusuk 7 kali dengan linggis. Siska kemudian tewas seketika.


Peristiwa yang sempat menghebohkan masyarakat Padang ini, Jumat (11/3) lalu sekitar pukul 11.00 WIB di Pincuran Tujuh, Kecamatan Kuranji. Pada 31 Mei 2011 ini, pelaku pembunuhan akan segera menjalani proses sidang.


Humas PN Padang Jon Effredi ketika ditemui diruang kerjanya, Jumat, (27/5) mengatakan, hakim yang akan menangani kasus pembunuhan ini ada tiga orang. Mereka masing-masingnya hakim Mucktar, Yoserizal dan hakim Fitrizal Yanto.


Sebagaimana diketahui, pembunuhan ini dilatarbelakangi karena cemburu. Tersangka Adesa Putra,26 (sekarang sudah berstatus terdakwa, red) tertangkap basah oleh korban Siska (kekasih terdakwa, red) selingkuh dengan wanita idaman lain (WIL).


Kemudian di antara keduanya terjadi pertengkaran hebat. Korban dibunuh secara sadis, dengan menghujamkan linggis. Peristiwa ini terjadi Jumat (11/3) sekitar pukul 11.00 WIB, di Pincuran Tujuh, Kecamatan Kuranji, tapi baru diketahui Sabtu siang.


Usai menghabisi nyawa korban, tersangka sempat menghilang dan tidak ditemukan polisi. Namun Minggu (13/3) pagi, tersangka menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Tidak hanya itu, dihadapan Polisi, terdakwa juga sempat mengakui bahwa sebelum melakukan pembunuhan terhadap Siska, dia sempat memperkosanya. Saat diperkosa, korban masih dalam keadaan pingsan hingga akhirnya dihabisi dengan menusuk kepala dan bagian rusuk korban dengan Linggis yang biasa digunakan untuk mengupas kelapa. (ldy)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!