Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 06:27:38 WIB
METROPOLIS

Pembunuh Mahasiswa STKIP Disidang

Padang Ekspres • Sabtu, 28/05/2011 12:02 WIB • (ldy) • 914 klik

Padang, Padek—Masih ingat kasus pembunuhan Siska,19, mahasiswa STKIP Gunung Pangilun Padang? Dia dibunuh sang kekasih dengan cara ditusuk 7 kali dengan linggis. Siska kemudian tewas seketika.


Peristiwa yang sempat menghebohkan masyarakat Padang ini, Jumat (11/3) lalu sekitar pukul 11.00 WIB di Pincuran Tujuh, Kecamatan Kuranji. Pada 31 Mei 2011 ini, pelaku pembunuhan akan segera menjalani proses sidang.


Humas PN Padang Jon Effredi ketika ditemui diruang kerjanya, Jumat, (27/5) mengatakan, hakim yang akan menangani kasus pembunuhan ini ada tiga orang. Mereka masing-masingnya hakim Mucktar, Yoserizal dan hakim Fitrizal Yanto.


Sebagaimana diketahui, pembunuhan ini dilatarbelakangi karena cemburu. Tersangka Adesa Putra,26 (sekarang sudah berstatus terdakwa, red) tertangkap basah oleh korban Siska (kekasih terdakwa, red) selingkuh dengan wanita idaman lain (WIL).


Kemudian di antara keduanya terjadi pertengkaran hebat. Korban dibunuh secara sadis, dengan menghujamkan linggis. Peristiwa ini terjadi Jumat (11/3) sekitar pukul 11.00 WIB, di Pincuran Tujuh, Kecamatan Kuranji, tapi baru diketahui Sabtu siang.


Usai menghabisi nyawa korban, tersangka sempat menghilang dan tidak ditemukan polisi. Namun Minggu (13/3) pagi, tersangka menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Tidak hanya itu, dihadapan Polisi, terdakwa juga sempat mengakui bahwa sebelum melakukan pembunuhan terhadap Siska, dia sempat memperkosanya. Saat diperkosa, korban masih dalam keadaan pingsan hingga akhirnya dihabisi dengan menusuk kepala dan bagian rusuk korban dengan Linggis yang biasa digunakan untuk mengupas kelapa. (ldy)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!