Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 22:26:11 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

SBY Datang, Jam Gadang Steril

Padang Ekspres • Berita Sosial • Jumat, 25/10/2013 11:56 WIB • Redaksi • 2919 klik

Bukittinggi, Padek—Ren­cana RI-1 (Presiden SBY) datang ke Sumbar untuk meresmikan jalan layang Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota dan Istano Basa Pagaruyung, Kabu­paten Tanahdatar, akhir bulan ini, ternyata tidak saja membuat Pemprov Sumbar jadi ekstra sibuk, tapi juga Pemko Bukit­tinggi.

 

Itu terbukti dengan dibenahi dan ditertibkannya sajumlah kawasan di kota wisata ini, termasuk kawasan taman Jam Gadang. “Khusus kawasan se­kitar Jam Gadang akan diste­rilkan (dibebaskan) dari PKL mulai 27 Oktober hingga 31 Oktober 2013,” ujar Kepala Satpol PP Bukittinggi, Syafnir, kemarin.

 

Pensterilan kawasan taman Jam Gadang dari PKL, menurut Syafnir, karena Presiden SBY beserta rombongan akan me­ngadakan pertemuan dengan kepala daerah se-Sumbar di Balai Sidang Bung  Hatta yang berjarak hanya beberapa puluh meter dari Jam Gadang.

 

Untuk mensterilkan kawa­san Jam Gadang dari PKL pi­hak­nya akan berkordinasi de­ngan Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) setempat. “Jika masih ada juga PKL yang berjualan Satpol PP akan menegur, termasuk jika ada pengunjung yang mem­buang sampah di sekitar ka­wasan Jam Gadang,”jelasnya.

 

Kunjungan presiden ke Sum­bar, terutama ke Bukit­tinggi, diharapkan masyarakat setempat tidak sampai meng­hambat mereka mencari nafkah sehari-hari. Anto dan Menan, pengemudi angkot, mengatakan sangat mengapresiasi kedatang orang nomor satu di republik ini ke Bukittinggi, dengan harapan jangan sam­pai menghambat masarakat mencari nafkah seha­ri-hari, karena jalan raya yang dilalui presiden harus disterilkan be­berapa jam sebelum sampai ke Bukittinggi.

 

“Ya, silakan saja Presiden ke Bukittinggi. Kita sangat bangga. Harapan kami hanya satu; ja­ngan sampai menghambat ma­syarakat mencari nafkah. Mi­salnya melarang kendaraan, terutama angkot melewati jalan raya yang dilalui rombongan presiden beberapa jam sebelum sampai ke Bukittinggi, sehingga pencarian kami menurun dras­tis,” harapnya.

 

Presiden SBY beserta rom­bongan datang ke Sumbar diren­canakan 28 Oktober 2013. Pada hari yang sama langsung dilakukan dilakukan rapat ka­binet di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi. Esoknya SBY me­ninjau per­pus­ta­kaan Bung Hatta dan menanam pohon pelindung dan mengadakan pertemuan de­ngan kepala daerah se-Sumbar. Rabu (30/10), SBY bertolak ke Kabupaten Lima­puluh Kota dan Tanahdatar untuk meresmikan jalan layang Kelok Sembilan dan Istano Basa Pagaruyung. (edi)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!