Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 18:35:26 WIB
RAKYAT SUMBAR

Ujian CPNS Solok Selatan Diadakan di Sekolah

Distribusi Nomor Ujian Usai Lebaran

Padang Ekspres • Sabtu, 12/10/2013 10:20 WIB • Redaksi • 4328 klik

CPNS

Solsel, Padek—Panitia seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) mulai menentukan tempat pelak­sanaan ujian. Lokasi tes yang bakal dihelat pada 3 November nanti itu tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Sungaipagu, Pauh­duo, Sangir dan Sangirjujuan.

 

Menurut Sekretaris Badan Kepe­gawaian Daerah (BKD) Kabupaten Solsel Suwirman, saat ini panitia tengah memetakan lokasi ujian CPNS. Dinas Pendidikan Solsel ditunjuk sebagai penanggungjawab atau seksi tempat.

 

Berdasarkan kuota peserta tes CPNS dari jalur umum 10.000 pelamar, direncanakan lokasi ujian­nya di sekolah-sekolah di kecamatan KPGD, Sungaipagu, Pauhduo, dan Sangir.

 

Sekedar diketahui, KPGD meru­pakan kawasan paling utara Solsel yang berbatasan langsung dengan Surian, Kabupaten Solok. Bila dari arah Padang, maka KPGD meru­pakan gapura Solsel. Sedangkan Sungaipagu terletak setelah KPGD, atau biasa disebut Muaralabuh. Selanjutnya Pauhduo berdampi­ngan dengan Sungaipagu. Bila pe­ngun­jung dari arah jalan raya KPGD, maka akan terlihat tiga kecamatan ini seperti berjejer.

 

Selanjutnya, sekitar 35 kilometer dari Sungaipagu, terdapat ibukota pemerintahan Solsel yakni Keca­matan Sangir atau lebih dikenal dengan Padangaro.

 

Nah, sekitar 20 km setelah Pa­dangaro maka akan dijumpai ibu­kota Kecamatan Sangir­ju­juan atau familiar dengan Lubuk­malako.

 

Menurut Suwirman, kawa­san Sangirjujuan rencananya akan menjadi lokasi ujian peser­ta CPNS dari Kategori 2 (K2). Ada 1.086 peserta tes CPNS dari K2. “Dari Ulusuliti (gerbang utara Solsel di KPGD) sampai ke Sa­ngir­jujuan, akan menjadi lokasi tes CPNS. Tapi kawasan Sangir­jujuan untuk peserta K2. Saat ini sekolah-sekolah yang akan dipa­kai sedang didata, selanjutnya penentuan penga­was dan peme­taan juga sedang diproses,” terang pria yang akrab disapa Uncu itu, Jumat (11/10).

 

Tentang nomor ujian peserta CPNS yang lolos verifikasi, Uncu mengatakan saat ini masih dila­kukan cek dan ricek. Meski sudah mulai dicetak, tapi panitia tetap memverifikasi ulang agar tidak ada kesalahan. “Setelah lebaran Idul Adha, akan mulai didistribusikan ke peserta sesuai alamat yang tertera pada amplop balasan. Saat ini kita sedang mengecek ulang apakah me­mang peserta yang mendapat nomor ujian adalah benar-benar memenuhi syarat,” terangnya.

 

Selanjutnya, bagi peserta yang didiskualifikasi akan di­umumkan secara bersamaan dengan jadwal dimulainya dis­tribusi nomor ujian. Pengu­muman peserta yang tersingkir, dapat dilihat di website.

Sebagaimana diberita sebe­lumnya, pelamar ujian CPNS Solsel sebanyak 15.166 orang. Bila kuota yang tersedia hanya bagi 10.000 pelamar, artinya akan ada 5.166 pelamar yang didiskualifikasi. (sih)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!