Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 04:24:19 WIB
METROPOLIS

Perawatan Jalan tak Maksimal

Padang Ekspres • Jumat, 20/09/2013 14:10 WIB • Redaksi • 370 klik

lubang yang ditutupi genangan air di jalan kawasan Aiapacah belakang Pusat Pemer

Andalas, Padek—Jalan ber­lu­ba­ng termasuk yang paling sering dikeluhkan warga Padang. Hampir semua jalan raya di Padang, jauh dari kesan mulus. Buruknya inf­ras­truktur dasar ini, turut memicu kemacetan dan kecelakaan.

 

Bila jalan raya di pusat kota dihiasi jalan bergelombang dan berlubang, di pinggir kota bahkan tidak beraspal.

 

Seperti jalan-jalan di Kelurahan Aiepacah, tidak tam­pak kawasan ini akan menjadi pu­sat peme­rin­tahan Padang.

 

Lihat saja jalan di belakang per­kantoran Pemko Padang di Aie­pacah, eks Terminal Regional Be­ngkuang (TRB). Kondisinya ru­sak parah. Tak sedikit pun meng­gam­barkan daerah ini berada di wilayah Padang, tapi mirip jalan-jalan kampung.

 

Setali tiga uang di Aiepacah, di Jalan Andalas, Kecamatan Padang Timur, kondisinya juga demikian. Aspal jalan terkelupas sehingga sering tergenang air.

 

 Seperti jalan di dekat jembatan Andalas, terus mengalami kerusakan meski diperbaiki setiap tahun. Jalan berlubang itu bekas galian riol.

 

Riki Pratama, 19, karyawan toko kacamata di Jalan Andalas ini, menyebut jalan itu sudah banyak memakan korban. Baru-baru ini, sejak musim penghujan, pengendara motor banyak tersungkur di lubang tersebut.

 

“Jalan ini pernah ditambal dengan pasir dan krikil tanpa diaspal, namun tambalannya itu tidak bagus alias asal-asalan” kata Alwi, pengusaha material bangunan di kawasan itu.   Pria 41 tahun ini mengaku telah sering bergotong royong memperbaiki jalan-jalan rusak itu. “Sudah sering menimbun lubang jalan itu dengan pasir dan kerikil. Tapi saluran air jelek, kalau hujan jalan yang sudah ditambal itu kembali rusak karena tergenang,” tuntasnya.

 

Lurah Andalas, Roswita mengaku sejak jembatan baru dibuat 2010 lalu, jalan berlubang di kawasan itu sudah empat kali diperbaiki. “Baru dua minggu kemarin diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum, sekarang sudah rusak lagi,” katanya.       

 

Kerusakan Jalan Andalas Raya itu akibat genangan air karena buruknya riol. “Kami sudah mengingatkan warga agar membuat riol di tempat masing-masing, tapi belum berjalan,” tambahnya.

 

Jalan berlubang juga jamak di kawasan Kopi Raya, Kelurahan Alai Parak Kopi, tepatnya di depan Masjid Iqra. Jalannya berlubang sepanjang 200 meter. Kerusakan ini sudah berlangsung lama, dan meresahkan warga sekitar dan pengendara. “Jalan di sini parah,” ujar Lia, 25, mahasiswi yang tiap hari melewati jalan tersebut.  Setiap hujan, jalan ini selalu tergenang air. “Ini akibat tersumbatnya riol-riol,” ulasnya.

 

Ketua RT 03 Kopi Raya, Busmar Bakhtiar, 69, mengungkapkan, kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama. “Sudah sering saya laporkan ke pihak kelurahan, tapi belum ada realisasinya,” ungkap pensiunan PNS ini.

 

Lurah Alai Parak Kopi, Syaiful NR, mengatakan, kerusakan jalan disebabkan banyaknya truk yang melintas. “Truk melebihi muatan pula. Makanya, jalan tersebut rusak,” tuturnya. (cr5/cr6)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!