Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 15:01:04 WIB
PRO SUMBAR

Desri Masuk Pasar Simpang Haru

Padang Ekspres • Sabtu, 07/09/2013 12:28 WIB • Redaksi • 376 klik

Desri Masuk Pasar Simpang Haru

Padang, Padek—Pasangan Desri Ayun­da dan James Hel­ly­ward  (DeJe), pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Padang, Jumat (6/9) pagi melakukan blusukan ke pasar Simpang Haru. Para pedagang menyambut kedatangan DeJe penuh antusias dan menum­pang banyak harapan untuk Padang yang lebih baik.

 

Di dampingi masing-ma­sing istri dan rombongan, pasangan DeJe mengawali blusukan dengan memasuki los demi los di pasar Simpang Haru. Kepada DeJe para peda­gang juga menyampaikan ke­ga­ma­ngannya tentang infor­masi bakal dibangunnya pusat perbelanjaan terbesar di sana.

 

Menjawab pertanyaan pe­da­gang, baik Desri dan James menyampaikan informasi itu sudah didengar juga. Tapi, jelas mereka berdua, pasar Simpang Haru harus tetap dipertahankan sebagai pasar tradisional. “Kalau direnovasi, renovasinya untuk pedagang yang ada di sini. Bukan untuk pedagang baru,” tegas Desri.

 

Alasan Desri agar pasar tradisional dipertahankan, karena pertumbuhan ekonomi kerakyatan itu berada di pasar tradisional. Para pedagang pasar tradisional adalah peda­gang alami.

 

Menurut Desri, kehadiran mall atau disebut dengan pasar modern tidak boleh meng­himpit pasar tradisional.

 

“Kalau mau membangun mall, harus jauh dari pasar tradisional,” ujarnya seraya mengatakan kondisi fisik pasar Simpang Haru memang harus banyak yang direnovasi.

 

“Pasar ini dibangun zaman Wali Kota (Padang) Hasan Basri Durin. Sudah banyak yang tidak layak tempat. Ini perlu dibenahi,” ujarnya. (cr1)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!