Rabu, 23 April 2014 - 22 Jumadil Akhir 1435 H 18:49:45 WIB
METROPOLIS

Hari Ini, Lima Sekolah Dipanggil

Ombudsman Klarifikasi Dugaan Pungli

Padang Ekspres • Kamis, 05/09/2013 11:06 WIB • Redaksi • 819 klik

Hari Ini, Lima Sekolah Dipanggil

Jati, Padek—Ombudsman Per­wakilan Sumbar mem­per­cepat proses pemanggilan sejumlah sekolah terkait du­gaan pungutan liar saat pe­ne­rimaan siswa baru. Jika se­belumnya diagendakan Ju­mat (6/9), pemanggilan dipercepat menjadi hari ini (6/9).

 

“Kita panggil lima sekolah itu untuk memberi klarifikasi terkait pungli di sekolah ter­se­but. Ini menindaklanjuti in­for­masi dan laporan mas­yarakat yang kita terima,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman Sum­bar Yunafri, kepada Pa­dang Ekspres, kemarin (4/9).

 

Kelima sekolah itu SMAN 4, SMAN 7, SMPN 30, SMPN 12, dan MTsN Model Gu­nu­ng­pangilun. Berita se­be­lumnya tercatat SMPN 4, se­telah dik­ros­cek lagi tak ter­masuk dalam pemanggilan.

 

“Setiap informasi dari mas­ya­rakat akan kita proses. Tentu kita klarifikasi dulu. Itu sesuai amanah UU No 37/2008 ten­tang Ombudsman RI. Di mana setiap warga berhak men­yam­paikan pengaduan kepada Ombudsman dan wajib me­nin­daklanjuti,” sebutnya.

 

Dia berharap semua pihak mendukung langkah Ombudsman ini, terutama sekolah dan dinas pendidikan untuk tetap kooperatif. Dari beberapa kali pemanggilan, sebagian besar sekolah menanggapinya de­ng­an positif.

 

Dari klarifikasi sebelumnya memang beberapa sekolah mengaku melakukan pu­ngu­tan.  Mereka beralasan pu­ngu­tan itu telah mengacu pada Peraturan Wali Kota Padang (Perwako) Padang No 7/2012 tentang Pendanaan Pe­nye­le­nggaraan Pen­di­di­kan pa­da Sekolah Negeri.

 

“Kita tidak membatasi mas­yarakat berpartisipasi da­lam dunia pendidikan, tapi h­a­rus disesuaikan dan di­da­sarkan pada asas ke­pa­tutan. Kalau memang belum sesuai, inilah tugas kita meluruskan. Agar mereka nanti tidak terlibat dengan hukum. Kita berharap ini tidak terulang lagi di masa-masa mendatang,” te­gas­nya. Secara terpisah, Ins­pek­torat Padang belum juga me­ngeluar­kan rekomendasi ter­kait sekolah yang diduga mela­kukan pungli. Sama se­perti se­be­lumnya, Ins­pek­torat beralasan peme­rik­sa­an­nya masih berjalan. “Masih se­perti itu. Masih kita periksa,” kata Ke­pala Inspektorat Padang, Yo­sef­riawan.

 

Yosefriawan menyebutkan, paling lama membutuhkan wak­tu sebulan untuk bisa men­yele­saikan pemeriksaan terhadap dugaan pungli oleh sekolah ter­se­but. “Paling lama sebulan. Se­kol­ah yang kita periksa cukup ba­nyak,” ujar­nya. (bis)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!