Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 09:47:27 WIB
PRO SUMBAR

Polda Sebar Foto DPO Teroris

Padang Ekspres • Kamis, 18/07/2013 11:36 WIB • Redaksi • 789 klik

Kompol Adra Bulkaini, memeriksa tanda pengenal penumpang bus ALS yang datang dar

Padang, Padek—Polda Sumbar menyebarkan empat foto nara­pidana teroris yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Tanjung Gusta Medan dan dinya­takan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Penyebaran itu dila­kukan di setiap tempat keramaian dan mapolres dan ma­polsek di seluruh kabu­paten/kota di Sumbar.

 

Keempat DPO teroris itu Fadli Sa­dama bin Mah­mudin, 29, alias Can alias Zaid Alias Fernando Alias Bu­yung Alias Ade. Ia me­rupakan warga Jalan Il­yas Gang Damai No 2 Kelur­ahan Su­ngai­mati, Kecamatan Medanla­bu­han, Medan yang divonis 11 tahun penjara.

 

Lalu Agus Sunyoto, 25, alias Syafarudin, warga Desa Jetah Rt 02, Rw III, Kelurahan Borong Keca­matan Jumartono Kabupaten Anyar. Agus divonis 6 tahun penjara.

 

Ketiga, Abdul Gani Siregar, 28, warga Jalan Sealar Belawan Baha­gia, Kecamatan Medan Belawan Sumut. Keempat bernama Nibras, 22, alias Arab alias Amir Alias Wawan, warga Jalan Anggur 622 Kelurahan Didul Dalam Kecamatan Bangi I Kabupaten Pasuruan Jawa Timur/Jalan Ngumban Surbaki Medan.

 

Direktur Intelkam Polda Sum­bar, Kombes Pol Wisnu Handoko me­ngatakan, para napi teroris memiliki banyak nama samaran. Sebut saja Fadli Sadama bin Mah­mudin, nama sa­ma­­ran­nya Can alias Zaid Alias Fer­nando alias Bu­yung alias Ade. Dia divonis 11 tahun penjara dan me­miliki jad­wal pembebasan pada 11 Desember 2021.

 

Sedangkan Agus Sunyoto, nama samarannya Syafarudin, divonis 6 tahun penjara. “Sedangkan Abdul Gani Siregar, divonis 11 tahun dan akan dibebaskan pada 08 Oktober 2020. Dikhawatirkan para napi teroris itu masuk ke Sumbar,” jelasnya.

 

“Untuk itu, dengan dise­bar­kannya foto pelaku, kita berharap warga proaktif melaporkannya ke petugas bila melihatnya,” ungkap Wisnu.

 

Polres Dharmasraya Intens Razia

 

Anti­sipasi masuknya ratusan nara­pidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gus­ta Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu ke Dharmasraya, Polres Dharmasraya gelar operasi atau razia Cipta Kondisi  (Cipkon).

 

Cipkon yang di back up anggota Brimob Sumbar De­ta­semen B Pelo­por tersebut dipimpin Wakapolres Kompol Ary Yuswan Triyono meli­batkan sekitar 49 personel tersebut dipusatkan di Jalan Lin­tas Sumatera tepatnya de­pan Mako Polres Dhar­masraya.

 

Pantauan Padang Ekspres di lapangan, ratusan mobil pribadi, bus atau mini bus yang bisa membawa orang diperiksa petugas, mulai dari tanda pengenal, bawaan pe­num­­pang, surat-surat ken­daraan dan lainnya. Dengan pengawalan Bri­mob yang di­leng­kapi senjata laras panjang, petugas masuk ke dalam bus, terutama bus yang datang dari arah Padang menuju Muaro Bungo seperti PO SAN, ALS, dan lainnya. Petugas langsung  memeriksa satu persatu tanda pengenal penumpang dan ba­rang bawaan.

 

Kapolres Dharmasraya, AKBP Bondan Witjaksono didampingi Kasat Intelkam Iptu Nanang Irawadi, operasi tersebut bertujuan men­cipta­kan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif jelang le­ba­ran guna antisipasi terha­dap pelarian dari LP Tanjung Gus­ta Medan. “Operasi tersebut berhasil mengamankan satu unit sepeda motor supra Fit  dalam keadaan dilepas-le­pas atau dipisah-pisah tanpa dokumen. Sepeda motor terse­but dimssukan ke dalam mobil Avanza dengan tujuan  Ja­karta, dengan pemilik atas nama Nurliyas, 50, alamat Ombilin Singkaraka Keca­matan Rambatan Tanahdatar. Serta dua buah tilang  berupa STNK roda empat. Dalam ope­rasi itu kita tidak menemukan  narkoba, senjata api, senjata tajam, maupun napi yang di­duga melarikan diri.

 

Ikut serta dalam razia itu, Kabag Ops Kompol Adra Bul­kaini, Kasat Intelkam Iptu Nanang Irawadi SH, Kasat Reskrim, Iptu Lazuardi, Kasat Narkoba Iptu Teddy, Kasat Lantas AKP Dasveri Abdi SiK, Kasat Shabara AKP Andawizar dan lainnya. (w/cr2/ita)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!