Rabu, 23 April 2014 - 22 Jumadil Akhir 1435 H 18:48:17 WIB
BERITA DAERAH

Kota Payakumbuh

Puasa Berbeda, Potang Balimau Jalan Terus

Kemarin di Ngalau dan Harau, Hari ini di Pangkalan

Padang Ekspres • Berita Budaya • Selasa, 09/07/2013 13:13 WIB • Redaksi • 668 klik

Ratusan warga membanjiri kolam renang Ngalau Indah

Payakumbuh, Padek— Per­­bedaan awal puasa Ramadhan 1434 Hijriyah, ternyata tidak membuat tradisi potang bali­mau (mandi-mandi sebelum puasa) di Kota Payakumbuh dan Kabu­paten Limauluh Kota menjadi ter­henti. Alih-alih terhenti, ani­mo masyarakat untuk bali­mau di objek wisata air yang terdapat pa­da kedua daerah, malah se­makin tinggi.

 

Buktinya, sepanjang  Se­nin (8/7) siang atau sehari men­jelang warga Muham­madi­yah menjalankan ibadah pua­sa, ribuan warga terlihat ber­bon­dong-bondong,  mendatangi ko­lam renang Ngalau Indah, tem­pat bermain anak Atlantika di Padangdata, pemandian Ba­tang Tabik, dan Lembah Harau.

 

Umumnya, warga yang da­tang ke objek wisata air tersebut, berasal dari pinggiran Paya­kum­buh dan kampung-kampung di Li­ma­puluh Kota. Mereka sudah me­ninggalkan rumah sejak siang hari dan baru kembali bakda Ashar. Sebagian di anta­ra­nya, sempat singgah di pasar Payakumbuh untuk berbelanja.

 

“Awak sabananyo indak pai balimau doh, tapi pai mambao anak-anak bamain, hari dek ka masuak puaso,” kata pasangan suami-istri Si Man, 44, dan Lena, 39, asal Kabupaten Limapuluh Kota kepada Padang Ekspres di objek wisata kolam renang Nga­lau Indah, kemarin siang.

 

Di kolam renang Ngalau Indah sendiri, seperti diakui Kepala Dinas Pariwisata Pemu­da dan Olahraga Payakumbuh Sahnadel Khairi, jumlah masya­rakat yang datang berkunjung sepanjang Senin siang, memang membeludak dibanding hari-hari biasanya.

 

“Pengunjung ke kolam re­nang Ngalau Indah, naik dua kali lipat dari biasanya. Untuk pe­ngun­jung anak-anak, kita me­ma­tok karcis tanda masuk sebe­sar Rp3 ribu. Sedangkan pe­ngun­jung dewasa dikenai karcis ma­suk Rp5 ribu,” kata Sahnadel Khairi.

 

Ramainya pengunjung yang mengikuti balimau ataupun potang balimau, juga terlihat di objek wisata Lembah Harau. Kendati beberapa waktu lalu ada persoalan terkait bagi hasil tiket antara pengelola dengan nagari, tapi animo masyarakat untuk datang ke lembah nan penuh pesona itu tetap tinggi.

 

“Kendati kita tidak meng­gelar acara khusus untuk potang balimau di Lembah Harau, tapi masyakarat yang datang ke objek wisata andalan ini sepanjang Senin siang, tetap membeludak. Besok (hari ini-red), diperkira­kan juga masih ramai,” kata Ali Hasan, Kepala Bidang Pari­wisarta Limapuluh Kota.

 

Sedangan di Batang Tabik, Nagari  Sungaikamuyang, Keca­matan Luak, Kabupaten Lima­pu­luh Kota yang sudah terkenal sejak zaman bahoela, jumlah pengunjung belum terlalu me­ning­kat. “Mungkin besok (hari ini), baru ramai. Karena adanya perbedaan awal puasa,” kata Deswandi Inyiak, seorang warga Batangtabik.

 

Sementara di tempat ber­main anak Atlantika, jumlah masyarakat yang datang bali­mau ta­hun ini, sedikit berkurang di­banding balimau tahun lalu. Ha­nya saja, kami buka paket ba­li­mau dua kali. Yakni, sekarang (ke­­marin-red) dan besok (hari ini-red),” kata Slamet, pengelola At­lantika, saat dihubungi ke­marin.

 

Adapun pada Selasa (9/7) ini, ribuan warga Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Ka­bu­paten Limapuluh Kota, akan mengikuti tradisi potang bali­mau di pinggir Batang (Su­ngai) Maek, persisnya di seki­tar Masjid Raya Pangkalan yang megah tersebut.

 

Menurut Kabid Pariwisata Ali Hasan, potang balimau di Pangkalan pada Selasa ini, di­rencanakan akan dihadiri Men­teri Pariwisata dan Eko­no­mi Krea­tif Marie Elka Pa­nges­tu ber­sama Menteri ESDM Jero Wacik. (frv)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!