Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:34:30 WIB
INTERNASIONAL

Militer Mesir Gulingkan Mursi

Padang Ekspres • Jumat, 05/07/2013 11:38 WIB • Redaksi • 756 klik

Warga Mesir merayakan pelengseran Muhammad Mursi di Tahrir Square, kemarin.

Kairo, Padek—Krisis politik berlangsung be­berapa bulan terakhir di Negeri Piramida Me­sir, berakhir dramatis. Militer Mesir me­ngam­bil alih kekuasaan dari tangan Presiden Mesir Mohamed Mursi setahun pasca-kepemim­pinannya, Rabu (3/7) malam. Pihak militer beralasan, langkah genting ini dilakukan untuk menciptakan stabilitas di Mesir. Mereka juga mengamankan tokoh 61 tahun itu dan menang­kapi para petinggi Ikhwanul Muslimin.

 

Begitu Mursi lengser, seo­rang pemimpin baru dilantik kemarin (4/7). Adly Mansour resmi menduduki jabatan pre­siden. Politikus yang sebelum­nya menjabat ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mesir itu, meng­ak­hiri satu tahun kepe­mimpinan pengganti Hosni Mubarak tersebut. Dalam pidato pertamanya setelah menjabat presiden, dia memuji para pe­ngunjuk rasa berani menuntut Mursi mundur.

 

“Mansour akan menjabat sebagai presiden sementara Mesir sampai terpilih pemimpin baru melalui pemilu,” terang militer dalam dekrit terbarunya. Namun, hingga kemarin, peme­rintah belum menetapkan tang­gal pemungutan suara. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama berharap, Mesir bisa segera mendapatkan presiden baru agar kepemimpinan kem­bali ke tangan sipil.

 

“Saya mengimbau militer Mesir supaya bisa menjalankan agendanya dengan cepat dan segera mengembalikan kekua­saan ke tangan sipil,” tandas Obama dalam keterangan ter­tulis yang dirilis Washington beberapa jam setelah Mursi lengser. Dia juga berpesan k­e­pada militer agar tidak asal melakukan penangkapan serta melindungi hak-hak seluruh warga Mesir.

 

Pihak militer beralasan, Mursi digulingkan karena diang­gap gagal memulihkan kondisi Mesir setelah berkuasa 1 tahun 3 hari. Bidang pariwisata dan investasi Mesir menurun drastis. Sementara tingkat inflasi me­ningkat dan distribusi minyak kian menipis.

 

Kemarin, militer masih me­ra­hasiakan lokasi penahanan Mursi. Saat ini, presiden perta­ma Mesir yang terpilih melalui pemilu itu berstatus tahanan rumah. “Militer mengamankan Mursi sebagai langkah pence­gahan setelah ultimatum 48 jam yang kami berikan berakhir,” ungkap seorang pejabat senior militer. Bersamaan dengan itu, polisi memburu para petinggi Ikhwanul Muslimin yang men­dukung Mursi.

 

Panglima Angkatan Bersen­jata Mesir, Jenderal Abdel Fat­tah al-Sisi, menyatakan bahwa pemerintah telah menerbitkan sebanyak 300 surat penang­kapan untuk para pejabat Ikh­wanul Muslimin. “Saad al-Ka­tatni, ketua Partai Keadilan dan Kebebasan, dan Rashad Ba­youmi, wakil penasihat Ikhwa­nul Muslimin, ditangkap dan saat ini berada di penjara,” lapor Kantor Berita MENA.                         

 

Dalam pidato disiarkan media pada Rabu lalu, Sisi mem­beberkan agenda politik akan dilaksanakan militer pada masa transisi. Mulai kemarin, militer membekukan konstitusi disu­sun kubu Islami. “Kami juga akan segera menggelar pemi­lihan presiden baru,” ungkap jenderal 58 tahun itu tanpa menyebutkan tanggal.

 

Di sisi lain,  Mursi lewat Twitter resminya meminta ke­pa­da warga sipil dan militer untuk menegakkan undang-undang dan konstitusi, serta menolak kudeta atas dirinya yang akan menyebabkan ke­mun­duran Mesir. “Pengu­mu­man militer ditolak oleh seluruh warga yang memiliki kebebasan dan berupaya menegakkan asas demokratis di Mesir,” demikian tweet Mursi.

 

Kemarin, media Mesir me­nyebut lengsernya Mursi oleh militer itu sebagai revolusi sah. “Legitimasi rakyat telah me­nang,” tulis Al-Gomhuriya, surat kabar milik pemerintah, pada halaman depan edisinya. 

 

Israel Berpesta

 

Menyusul kudeta militer atas Presiden Mesir Muhammad Mursi, Israel dan rezim syiah diktator di Suriah merupakan pihak paling bergembira. Koran Maaref Israel menurunkan headline bergambar Jenderal Abdel Fattah As Sisi tengah menginpeksi pasukan. “Selamat datang kepada As Sisi, pahlawan kami telah mengembalikan Me­sir dari pangkuan gerakan Islam, untuk kembali kepada pangkuan kami,” tulis koran zionis itu.

 

Maaref tidak sendirian. Koran itu sekaligus mencerminkan pemerintah dan warga Zionis menyambut gembira kudeta militer atas Mursi. Seperti dike­tahui, pemerintahan Mursi cu­kup getol membela Palestina dan menyulitkan Israel untuk menjalankan agenda penja­jahannya atas Palestina. Ketika negara Zionis menyerang Gaza, November 2012 lalu, Mursi mengutus perdana menteri Hisham Qandil ke Gaza. Mursi juga memfasilitasi Hamas untuk “menekan” Zionis lewat perjan­jian di Kairo.  Selain Israel, rezim syiah Bashar Assad di Suriah juga menyambut gem­bira kudeta militer atas Mursi. Kudeta atas Mursi adalah per­tan­da kejatuhan pemikiran Islam Politik.

 

Terpisah, Gubernur Sum­bar Irwan Prayitno mengaku belum mengetahui nasib para perantau Minang di Mesir. (AP/AFP/hep/ayu/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!