Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 04:11:58 WIB
RAKYAT SUMBAR

Empat Anggota DPRD di PAW

Padang Ekspres • Selasa, 25/06/2013 12:07 WIB • Redaksi • 591 klik

Solsel, Padek—Sebanyak empat anggota Dewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan bakal di-PAW (Per­gantian Antar Waktu). Pasalnya, empat wakil rakyat ini ganti ken­daraan untuk maju dalam Pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solsel mulai menerima pengajuan PAW dari partai.

 

Empat anggota DPRD Solsel yang loncat partai itu antara lain, Mursiwal dari partai Gerindra, Sidik Ilyas dari PKPI, Zulkhairi dari PMB, dan Monnofrizal dari PPD. Data yang berhasil dihimpun di KPU Solsel, empat legislatif tersebut masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) dari partai yang berbeda. Mursiwal pindah ke Partai Nasdem, Sidik Ilyas pindah ke Golkar, Zulkhairi dan Mon­nofrizal pindah ke PPP.

 

KPU Solsel, Isyuliardi Maas saat dikonfirmasi mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya telah menerima pengajuan PAW yang disampaikan oleh partai melalui DPRD. Menurutnya, par­tai yang telah mengajukan PAW itu adalah dari Gerindra. “Saat ini kami tengah dalam perjalanan ke Kota Padang, dalam rangka mela­kukan verifikasi data anggota DPRD yang di PAW, yakni dari Gerindra,” terang Is, Senin (24/6).

 

Ia menambahkan, meski ada empat anggota DPRD yang bakal terkena PAW, namun hanya satu partai yang telah mengajukan PAW. Walau begitu, tidak ada tenggat waktu yang ditetapkan terkait kapan terakhir pengajuan PAW dari partai. “PAW itu diaju­kan dari partai ke DPRD, se­lanjutnya DPRD memberikan ke KPU untuk dilakukan verifikasi, kemudian KPU menyerahkan ke DPRD dan DPRD mel anjutkan ke Pemda untuk disampaikan ke Gubernur,” terang Is terkait pro­sedur PAW.

 

Menyoal tiga partai yang be­lum mengajukan PAW tersebut, menurut Is, KPU hanya mem­proses PAW yang diajukan oleh partai. Sepanjang telah diajukan, maka KPU akan segera melakukan tahapan-tahapan PAW. “Jadi tidak harus menunggu sampai terk­umpul empat partai yang menga­jukan PAW. Mana yang sudah masuk kita proses. Verifikasi data anggota DPRD yang akan di PAW tersebut sama dengan proses verifikasi data calon anggota legislatif. Contohnya ijazah dan sebagainya,” tuturnya.

 

Secara terpisah, anggota DP­RD Solsel Mursiwal saat ditanya tentang pengajuan PAW atas dirinya mengatakan tidak kebe­ratan dan siap untuk berhenti dari kursi legislatif. Hanya saja me­nurutnya, alangkah lebih baik bila menunggu keputusan dari Mah­kamah Konstitusi (MK). “Saya ndak masalah, saya bersedia saja. Hanya saja saya memilih untuk menunggu keputusan MK terkait hal ini,” kata Mursiwal.

 

Menunggu hingga keluarnya keputusan MK terkait PAW bagi anggota legislatif yang ganti partai, menurut Mursiwal akan lebih baik. Sebab, apa jadinya nanti ketika anggota DPRD PAW telah dilantik, tahu-tahu keluar lagi peraturan baru dari MK. (sih)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!