Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:34:56 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Listrik Padam, Mesin Telpon Menjawab

Padang Ekspres • Berita Ragam Info • Kamis, 20/06/2013 12:04 WIB • Redaksi • 983 klik

Limapuluh Kota, Padek—Jelang waktu shalat magrib masuk, listrik di sebagian kawasan Kecamatan Luak, Limapuluh Kota padam. Kejadian itu sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Meski tidak setiap hari, namun warga merasa sangat kecewa dengan pelayanan PT. PLN saat ini. Pasalnya, layanan pengaduan yang biasanya terhubung langsung dengan operator, kini dijawab mesin penjawab otomatis.

 

“Sangat menjengkelkan pemadaman listrik yang terjadi menjelang waktu magrib ini, namun yang paling membuat kami kecewa telepon gangguan di nomor (0752) 92005 yang biasanya bisa dihubungi kini tidak lagi dijawab operator,” ungkap Arif, 26 salah seorang warga Kecamatan Luak, kepada Padang Ekspres, Rabu(19/6) kemarin.

 

Pemilik usaha peternakan ayam pedaging itu mengaku, sebelumnya memiliki generator cadangan ata genset untuk kebutuhan pene­rangan saat listrik mati mendadak. Namun, karena sudah lama dipakai, saat ioni alatnya rusak. Sementara listrik akhir-akhir ini sering padam ke daerahnya.

 

“Kita lihat di Kota Payakumbuh, lampu menyala dengan baik dan tidak ada matinya. Kenapa di sini kita merasakan pelayanan yang kurang baik dari PLN. Padahal kita kan sama-sama pelanggan. Kita berharap kinerja PLN yang lebih baik,”ucapnya.

 

Begitu Juga dengan Bujang, 46 salah seorang warga lainya yang juga mengeluhkan pemadaman listrik yang kerap terjadi di daerah sebagain Kecamatan Luak, terutama di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang. “Dulu kita bisa bertanya, apa penyebab pemadaman dan berapa lama akan terjadi kematian. Sekarang tidak lagi, entah apa yang terjadi saat ini,” sebutnya.

 

Terpisah salah seorang ibu rumah tangga, Lidia, 30 berharap kepada PLN, agar setiap akan terjadi pemadaman diberikan pengu­muman melalui media yang bisa menjangkau  asyarakat secara umum.”Sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya saat pema­daman,” ucapnya.

 

Sebelumnya mantan Manager Rayon PT PLN Payakumbuh, Eko Prihandana menye­butkan, akan ada upaya memberitahukan pelanggan soal akan adanya pemadaman melalui Sort Mesage Service (SMS). Namun sayangnya, hingga saat ini, belum terealisasi.

 

Manager Area PT. PLN Payakumbuh, Zulfadli yang dihubungi saat berada di Kota Makasar menyebutkan, pemadaman listrik memang dilakukan secara bergilir saat ini. Sebab ada gangguan yang terjadi di pem­bangkit. Menurutnya ini juga terjadi di Kota Padang.

 

“Untuk lebih pasti informasinya, coba hubungi Humas PLN Wilayah Sumatera Barat. Namun memang ada kerusakan dan sekarang dalam masa perbaikan. Pemadaman paling lama satu jam,” jawab Zulfadli singkat. (fdl)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!