Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 22:27:03 WIB
BERITA DAERAH

Kab. Lima Puluh Kota

Listrik Padam, Mesin Telpon Menjawab

Padang Ekspres • Berita Ragam Info • Kamis, 20/06/2013 12:04 WIB • Redaksi • 970 klik

Limapuluh Kota, Padek—Jelang waktu shalat magrib masuk, listrik di sebagian kawasan Kecamatan Luak, Limapuluh Kota padam. Kejadian itu sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Meski tidak setiap hari, namun warga merasa sangat kecewa dengan pelayanan PT. PLN saat ini. Pasalnya, layanan pengaduan yang biasanya terhubung langsung dengan operator, kini dijawab mesin penjawab otomatis.

 

“Sangat menjengkelkan pemadaman listrik yang terjadi menjelang waktu magrib ini, namun yang paling membuat kami kecewa telepon gangguan di nomor (0752) 92005 yang biasanya bisa dihubungi kini tidak lagi dijawab operator,” ungkap Arif, 26 salah seorang warga Kecamatan Luak, kepada Padang Ekspres, Rabu(19/6) kemarin.

 

Pemilik usaha peternakan ayam pedaging itu mengaku, sebelumnya memiliki generator cadangan ata genset untuk kebutuhan pene­rangan saat listrik mati mendadak. Namun, karena sudah lama dipakai, saat ioni alatnya rusak. Sementara listrik akhir-akhir ini sering padam ke daerahnya.

 

“Kita lihat di Kota Payakumbuh, lampu menyala dengan baik dan tidak ada matinya. Kenapa di sini kita merasakan pelayanan yang kurang baik dari PLN. Padahal kita kan sama-sama pelanggan. Kita berharap kinerja PLN yang lebih baik,”ucapnya.

 

Begitu Juga dengan Bujang, 46 salah seorang warga lainya yang juga mengeluhkan pemadaman listrik yang kerap terjadi di daerah sebagain Kecamatan Luak, terutama di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang. “Dulu kita bisa bertanya, apa penyebab pemadaman dan berapa lama akan terjadi kematian. Sekarang tidak lagi, entah apa yang terjadi saat ini,” sebutnya.

 

Terpisah salah seorang ibu rumah tangga, Lidia, 30 berharap kepada PLN, agar setiap akan terjadi pemadaman diberikan pengu­muman melalui media yang bisa menjangkau  asyarakat secara umum.”Sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya saat pema­daman,” ucapnya.

 

Sebelumnya mantan Manager Rayon PT PLN Payakumbuh, Eko Prihandana menye­butkan, akan ada upaya memberitahukan pelanggan soal akan adanya pemadaman melalui Sort Mesage Service (SMS). Namun sayangnya, hingga saat ini, belum terealisasi.

 

Manager Area PT. PLN Payakumbuh, Zulfadli yang dihubungi saat berada di Kota Makasar menyebutkan, pemadaman listrik memang dilakukan secara bergilir saat ini. Sebab ada gangguan yang terjadi di pem­bangkit. Menurutnya ini juga terjadi di Kota Padang.

 

“Untuk lebih pasti informasinya, coba hubungi Humas PLN Wilayah Sumatera Barat. Namun memang ada kerusakan dan sekarang dalam masa perbaikan. Pemadaman paling lama satu jam,” jawab Zulfadli singkat. (fdl)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!