Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 14:06:48 WIB
BERITA DAERAH

Kota Bukittinggi

Adipura kian Menjauh dari Bukittinggi

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Kamis, 13/06/2013 13:24 WIB • Redaksi • 358 klik

Bukitinggi, Padek—Sepuluh tahun lalu, Bukittinggi merupakan salahsatu kota di Indonesia peraih piala Adipura kategori kota kecil dan didapat secara berturut-turut. Namun sejak 2003 silam hingga saat ini, Bukittinggi tidak lagi sebagai kota peraih piala Adipura.

 

Sementara beberapa piala Adipura yang diraih Sumatera Barat, sebagai kota terber­sih, namun tidak satu pun untuk Kota Bu­kittinggi. Apakah itu berarti, bahwa masih ada syarat dan rukun yang belum mampu dipenuhi oleh Bukittinggi?.

 

Tetapi yang jelas, beberapa kekurangan yang ada selama ini, tentu harus diperbaiki. Se­but saja di bidang kebersihan, lalulintas dan pengelolaan sampah. “Jadi, semua ke­kurangan itu harus segera dilengkapi agar cita-cita kita mendapatkan kembali peng­har­­gaan tertinggi di bidang kebersihan bisa terujudkan,”kata Ketua DPRD Bukittinggi, Rachmat Aris.

 

Sekretaris Komisi B DPRD Bukittinggi, Ibnu Asis menilai, piala Adipura bukan barang langka, dan tidak susah untuk didapat, sepan­jang syarat serta ketentuan mampu terpenuhi. “Besar kemungkinan, kita tersan­dung pada persyaratan utama, yaitu Tempat Pembungan Sampah Akhir (TPA),”ujar Ibnu Asis.

 

TPA sangat dibutuhkan Bukitinggi, sebagai infrastruktur pendukung utama untuk pem­buangan sampah yang diproduk­si kota ini. Mengacu kepada UU Nomor 18 tahun 2008 tentang sistem pengelolaan sampah, yang selama ini memakai sistim open damping.

 

Untuk itu, Bukittinggi harus merubah pola open damping tersebut, yang semesti­nya bulan Mai lalu sudah habis izin pem­buangan sampah ke daerah Panorama Baru, demi untuk men­jaga efek lingkungan akibat pembuangan sampah yang dihasilkan. (rul)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!