Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 17:23:29 WIB
PRO SUMBAR

Puluhan Mahasiswa Tolak Investasi Lippo

Padang Ekspres • Selasa, 11/06/2013 12:06 WIB • Redaksi • 1009 klik

Padang, Padek—Pro-kontra in­vestasi Lippo Group yang akan membangun Rumah Sakit Siloam, mall, sekolah, dan sarana lainnya terus berlanjut. Kemarin (10/6), puluhan mahasiswa yang terdiri atas Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Ba­rat, Pelajar Islam Indonesia, dan Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Minangkabau (IKBMM) men­da­tangi DPRD Padang.

 

Mereka menyampaikan aspirasi penolakan pembangunan investasi yang didanai Lippo Grup itu. Ketua Kajian Strategis KAMMI, M Sabri menjelaskan ada dua hal mendasar yang membuat mereka menolak yakni dari sisi tata ruang kota, lokasinya dinilai tidak layak. Berada di persimpangan, dan dikha­watir­kan menimbulkan kemacetan. Se­lain itu, mahasiswa ini menda­patkan informasi kalau rencana pem­ba­ngunan iotu tidak disam­paikan ke DPRD Padang.

 

“Kami mendapat informasi k­a­lau DPRD Padang tidak terlibat dalam rencana investasi ini. Pada­hal, seharusnya Pemko melibatkan anggota DPRD karena ini meru­pakan wakil rakyat. Ini adalah, gambaran bahwa Pemko Padang kurang menghargai DPRD Kota Padang yang sesungguhnya adalah lembaga perwakilan masyarakat Padang,” ulasnya.

 

Anggota DPRD Padang Afrizal menjelaskan DPRD Padang me­mang belum mendapatkan laporan soal investasi itu dari Pemko. Ter­masuk studi kelayakan dan lainnya. Di hadapan mahasiswa, Afrizal minta sekretariat DPRD Padang mengirimkan surat kepada Ketua DPRD Kota Padang Zulherman untuk melakukan rapat kerja soal Siloam ini melalui lintas Komisi I, III dan IV.

 

“Kami memberikan tenggat wak­tu 15 hari, kepada lintas komisi untuk membahas soal Siloam ini. Bahkan, akan kami panggil Wali Kota Padang, dinas terkait dan  Lippo Group terkait Siloam,” kata kader Golkar itu. (ek)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!