Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 05:23:42 WIB
METROPOLIS

Warga Antusias Saksikan TdS

Padang Ekspres • Senin, 10/06/2013 13:56 WIB • Redaksi • 393 klik

 Pengendara roda empat dan dua tertahan di Jalan Kis Mangunsarkoro.

Sudirman, Padek— Para pebalap nasional dan mancanegara disambut antusias masyarakat Padang pada etape VI dan VII Tour de Singkarak, Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6). Na­mun, banyak pula warga yang me­ngeluh karena jalan ditutup tanpa adanya sosialisasi intensif, terkait waktu dan jalan mana saja yang ditutup.

 

Pantauan Padang Eks­pres, warga Padang rela me­nunggu berjam-jam untuk memberikan semangat ke­pada para pebalap yang me­lintasi sejumlah jalan raya. Ribuan anak sekolah dan masyarakat tampak berdiri di bahu jalan, Sabtu (8/6). Mereka menyaksikan pebalap yang me­ngam­bil start di Kota Pa­riaman sekitar pukul 11.00, menuju Painan, Pesisir Se­la­tan yang melintasi Padang.

 

Sama halnya pada etape terakhir di Padang, Minggu (9/6). Tepuk tangan, sorak sorai, dan drum band para murid SD riuh rendah mengiringi pebalap yang melintas.

 

Para pengguna jalan dengan sabar memberi jalan pada pebalap. Sambil menunggu jalan dibuka kembali, mereka bisa menyaksikan langsung para pebalap berlaga. Tak ayal, momen itu diabadikan warga Padang baik melalui kamera handphone maupun kamera digital.

 

Meski arus lalu lintas ditutup empat jam sebelum dilewati para pebalap, tidak lantas mem­buat aktivitas warga terganggu. Warga Padang justru tidak sabar menyaksikan ratusan pebalap melintas di tempat tinggal me­reka masing-masing. “Ini mo­men sekali setahun iven in­ter­nasional, ya rugi kalau tidak ditonton,” kata seorang warga, Dedi Indra, 26, ketika ditemui Padang Ekspres di Jalan Su­dir­man, kemarin.

 

Ari Wijaya, 23, warga Alai Parak­kopi, juga tak kalah an­tusias menunggu aksi pebalap. “Laju sepeda mereka sangat kencang lewat di depan kami,” ujar mahasiswa Universitas Andalas ini.

 

Tingkatkan Sosialisasi

 

Lain halnya dengan Zulfikar, 37, salah seorang pengendara ya­ng  terjebak di Jalan Kis­ma­ng­u­nsarkoro. Dia mengharapkan penutupan jalan seperti ini ditingkatkan sosialisasi soal jalur yang ditutup untuk dilintasi pebalap dan jalan alternatif yang bisa dilewati. Agar masyarakat bisa beraktivitas sebelum ja­lanan ditutup.

 

 “Meski kami ke luar rumah satu jam sebelum pebalap me­lintas, ternyata jalan telah ditu­tup. Akibatnya aktivitas jadi terhambat menuju tempat be­rak­tivitas,” kata Zulfikar. Se­da­ngkan Fitri, warga lainnya, menyebutkan penutupan jalan demi kelancaran TdS sah-sah saja. “Hendaknya ke depan, jam dan rute yang dapat dilalui masyarakat diinformasikan dahulu, sehingga masyarakat tidak panik,” katanya.

 

Terpaksa Ditutup Cepat

 

Pjs Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Asril Prasetya mengatakan, buka tutup jalan kali ini terpaksa cepat dilakukan, karena kecepatan pebalap mele­bihi motor. Makanya, jalanan di Kota Padang sudah mulai dis­terilkan mulai pukul 09.00 hingga pukul 14.00. “Tahun ini kami juga memasang road barrier (pembatas jalan, red) di setiap persimpangan untuk menghindari terobosan warga. Tiap titik jalur para pebalap dijaga tiga personel polisi, serta dua personel Dinas Per­hu­bu­ngan.

 

Sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal bagi para pe­ba­lap,” kata AKP Asril Prasetya. (kid)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!