Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 20:06:28 WIB
NASIONAL

Pendaftaran SBMPTN Diperpanjang

Rochmat: Ditutup Pukul 22.00 Sabtu Ini

Padang Ekspres • Sabtu, 08/06/2013 12:16 WIB • Redaksi • 964 klik

Jakarta, Padek—Panitia memperpanjang masa pen­daftaran seleksi bersama ma­suk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Sesuai jadwal yang sudah dilansir, sejatinya rang­kaian pendaftaran SBMPTN sudah ditutup sejak tadi ma­lam pukul 22.00 WIB. Tetapi panitia masih memberikan toleransi hingga pukul 22.00 WIB hari ini.

 

Pengumuman perpen­ja­ngan masa pendaftaran SBMPTN ini dipampang di website resmi panitia. Dalam pengumuman itu ditulis jika perpanjangan ini hanya ber­laku untuk pelamar yang su­dah membayar uang pendaf­taran di Bank Mandiri. Para pelamar yang sudah mendaftar ini otomatis sudah memiliki kartu akses pendaftaran (KAP) dan nomor PIN.

 

”Jadi yang diperpanjang pendaftarannya itu adalah yang sudah membayar biaya pendaftaran,” kata Sekretaris SBMPTN Rochmat Wahab tadi malam. Rochmat menga­takan masa perpanjangan ini untuk antisipasi ada peserta yang sudah menyetor uang pendaftaran tetapi belum me­nuntaskan alur pendaftaran di website SBMPTN.

 

”Intinya pembayaran biaya pendaftaran di Bank Mandiri tetap ditutup sesuai jadwal (tadi malam, red),” kata dia. Guru besar sekaligus rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu berharap, pada masa perpanjangan hingga pukul 22.00 WIB malam nanti, calon pelamar SBMPTN meman­faatkan waktu sebaiknya.

 

Data yang dikumpulkan panitia menyebutkan jika jum­lah pelamar yang membayar biaya pendaftaran sudah hampir mencapai target yakni sekitar 700 ribu orang. Jumlah pelamar ini didominasi lulusan UN tahun 2011 dan 2012. Untuk pelamar lulusan unas 2013 sekitar 10 persen saja. Jumlah pelamar lulusan unas 2013 sedikit karena sudah banyak yang terjaring melalui seleksi nasional masuk per­gu­ruan tinggi negeri (SNMPTN).

 

SBMPTN merupakan evo­lusi dari SNM PTN jalur ujian tulis tahun lalu. Pelaksanaan ujian tulis akan dijalankan pada 18-19 Juni mendatang. Sedangkan pengumuman ke­lu­lusan SBMPTN disam­paikan pada 12 Juli nanti.

 

Pemerintah sudah tidak menggunakan istilah SNMPTN jalur ujian tulis mu­lai tahun ini. Alasannya istilah SNMPTN saat ini murni hanya untuk jalur prestasi atau un­dangan. Kuota SBMPTN 30 persen dari jumlah kursi ma­hasiswa baru. Sedangkan kuo­ta SNMPTN minimal ada­lah 50 persen dari jumlah kursi mahasiswa baru. Sementara jalur ujian mandiri maksimal dipatok 20 persen dari total kursi mahasiswa baru.

 

Humas Panitia SBMPTN Bambang Hermanto merinci data pelamar hingga tadi ma­lam pukul 19.12 WIB. Pem­bayaran per kelompok ujian sains-teknologi (saintek) dan sosial-humaniora (soshum) mencapai 486.423 orang. Se­dangkan untuk kelompok ujian campuran (saintek dan soshum) sejumlah 168.307 orang. Dengan demikian jumlah ke­seluruhannya adalah 654.730 orang.

 

Dari jumlah tadi, Bambang mengatakan masih ada banyak yang belum menuntaskan pro­ses atau rangkaian pendaftaran secara online. Pada tempo yang sama, jumlah pendaftaran online untuk ke­lompok saintek tercatat 218.220 orang, soshum (229.424 orang), dan cam­puran (131.157 orang). Dengan demikian jumlah yang sudah mendaftar online adalah 578.801 orang atau masih kurang 75.929 orang.

 

”Jumlah yang belum me­lengkapi pendaftaran on­line itu terus bergerak. Karena kan masih pendaftarannya ditutup sampai jam 22.00 WIB nanti (tadi malam, red),” paparnya. Keterlambatan pendaftaran ini disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari kendala teknis ser­ver macet, hingga dari pela­marnya sendiri yang mencicil rangkaian pendaftarannya. ”Bisa jadi masih bingung mau masuk prodi apa,” tandas Bam­­bang. (wan/jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!