Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 14:38:25 WIB
BERITA DAERAH

Kota Payakumbuh

Tantangan Etape II TdS Lebih Ringan

3 Juni Jalan Ditutup, Start di Depan BNI

Padang Ekspres • Berita Olah Raga • Kamis, 30/05/2013 12:56 WIB • Redaksi • 625 klik

Payakumbuh, Padek—Etape II Tour de Singkarak (TdS) yang akan mengambil start di depan BNI 46 Kota Payakumbuh pada 3 Juni men­datang, tanta­ngan­nya dinilai lebih lebih ringan. Pada etape tersebut, pebalap le­bih ba­nyak menem­puh ja­lur da­tar dan jalan men­daki tapi landai hing­ga ke der­maga Da­nau Singkarak.

 

Rute pendakian yang cu­kup tajam hanya terdapat sedikit di Kelok 9 Kabupaten Limapuluh Kota. Sementara dari Kecama­tan Baso Kabu­paten Agam menuju  Kabu­paten Tanah­datar jalur men­dakinya tidak terlalu tajam. Kendati begitu, jalur mendaki yang harus dile­wati pebalap mulai dari Kota Payakumbuh hingga ke Keca­matan Aka­biluru, Limapuluh Kota ke arah Baso, Agam hing­ga ke Tabek Patah, Tanahdatar cu­kup panjang. “Namun, itu tetap saja membutuhkan ener­gi ekstra dan ketahanan fisik tinggi para pebalap,” kata Kepa­la Dinas Pariwisata Pe­muda dan Olahraga Kota Paya­kum­buh, Syahnadel Khairi kepada Padang Ekspres, Rabu (29/5).

 

Ruas jalan yang dilintasi pebalap, kata Syahnadel Khai­ri, start di depan BNI 46 Paya­kumbuh atau Simpang Kasda menuju Tanjung Pati terus ke Kelok 9, Limapuluh Kota dan kembali ke Kota Payakumbuh, menuju Singkarak.

 

Sebelum itu, pada Minggu (2/6) malam, para pebalap dan official akan dijamu makan malam oleh Wali Kota Pa­yakumbuh, sekaligus disu­guhkan pertunjukan musik tradisional Sikatuntuang dan atraksi debus khas Pa­ya­kum­buh dan hibu­ran mu­sik band.

 

”Kota Paya­kum­buh juga menggelar sepeda santai dan pertunjukan tradisi tabang itiak se­be­lum kegia­tan dise­rah­kan kepada panitia TdS sekitar pukul 10.00 WIB,” beber Syah­na­del. Iven ber­gengsi itu bisa disaksikan lang­sung masya­rakat. Paya­kumbuh pun me­nu­runkan satu pebalap, Eko Jonaidi yang akan mem­per­kuat tim Sum­bar. ”Ke­ikut­­sertaan atlet asal Paya­kum­buh menjadi kebang­gan kita,” terangnya.

 

Saat digelarnya TdS, maka sejumlah ruas jalan yang dilin­tasi pebalap akan ditutup. Warga berharap penutupan jalan lintas tidak terlalu lama, karena bisa berdampak pada aktivitas sehari-hari. ”Saya sangat mendukung kegiatan TdS di Kota Payakumbuh. Na­mun kita juga berharap ma­sya­rakat tidak menjadi tergang­gu aktivitasnya ber­usaha dan be­kerja, dengan adanya penu­tupan ruas jalan yang lama,” ung­kap Roni, 32, seorang war­ga Paya­kumbuh. Di Kabupaten Li­mapu­luh Kota, Kadisbud­par­pora, Zul­hikmi, menga­takan se­lain disu­guhkan kein­da­han alam dan fly­over Kelok 9, pebalap juga dibe­rikan semangat dengan tambua dan talempong pacik. (fdl)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Menunda Akuisisi BTN

MASIH teringat dari layar TV, wajah Budi Gunadi Sadikin semringah sepekan lalu. Kegembiraan bos Bank Mandiri yang baru berumur 40 tahun itu disebabkan terwujudnya impian yang dia idam-idamkan sejak lama. Yakni, mem­bawa bank yang dipimpinnya menjadi salah satu bank yang patut diperhitungkan di kancah ASEAN.

Butuh Listrik

Yth. Bapak kepala PLN...Kapan kampung kami (Kabupaten Pessel, Kecamatan Sutera Kenagarian Koto Nan 3 Selatan) akan dialiri listrik, padahal kampung kami bukan kampung terpencil..kami sekampung sangat berharap perhatian dan tindak lanjut dari bapak. Atas perhtian Bapak kami skmpg mengucapkan terima kasih. Wassalam.

Jumat ,25 April 2014

Perempuan Berpeluang Pimpin DPRD

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai.............................!

 

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Jan sampai ndak panen lo Pak, ka kida suok beko...............................!

 

Korban Gigitan Musang Meninggal

Inalilallahi, awak ikuik baduka pak.................................................!