Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 18:35:22 WIB
RAKYAT SUMBAR

1.005 Pelajar Daftar ke MTsN Padangpanjang

Padang Ekspres • Senin, 27/05/2013 12:42 WIB • Redaksi • 1302 klik

Padangpanjang, Padek—Se­kitar 1.005 orang telah terdaftar sebagai calon siswa di MTsN Padangpanjang dengan nilai mata studi Ujian Nasional (UN) minimal 7 di rapornya. Mereka datang dari 19 kota/kabupaten di Sum­bar, 6 provinsi lain di Sumatera, plus Jawa dan Indonesia Timur. Ti­dak heran, test tulis MTsN itu Ming­gu (26/5) digelar dua gelombang.

 

Keterangan Kepala Sekolah MTsN Padangpanjang, Edi Marta­puli diwakili oleh Wakepsek Bi­dang Kurikulum, Aslinda dan Bi­dang Humas Supriyanto kepada koran ini di halaman kampus madrasah itu, Minggu siang (26/5), menyebut test terpaksa digelar dua gelombang, yakni pagi dan men­jelang tengah hari pada Ming­gu tersebut, karena dayatampung lokal terbatas.

 

Untuk mencegah soal tidak bocor dari peserta test Gelom­bang-I, semua peserta test dila­rang keras membawa kertas/catatan apapun dari lokal tempat ujian. Selain itu, begitu test Ge­lom­bang-I selesai, lansung diikuti test Gelombang-II, sehingga tidak ada waktu bagi peserta test Ge­lom­bang-I memberitahu rekan­nya yang akan ikut test Gelom­bang-II, atau sebaliknya.

 

Sementara untuk test wancara telah dilaksanakan sebelumnya setelah tiap calon siswa tadi selesai mendaftar. Materi test wancara ini termasuk test pembuktian ke­mam­puan baca Al Quran, test praktek shalat plus zikir/doa. Nilai test wancara 20 %, nilai test tulis 80 %. Sedang syarat nilai minimal 7 pada rapor untuk mata studi UN, itu syarat mendaftar.

 

Karena ada 1.005 orang pela­mar yang ikut test tulis pada Minggu kemarin itu, kampus MTsN Padangpanjang yang ber­diri di dekat pertigaan jalan raya Padang-Bukittinggi-Solok itu tampak begitu ramai. Sebab umum­nya calon siswa ini diantar oleh orang tua mereka. Bahkan se­ba­gian lainnya terlihat disertai oleh adik atau kakak calon siswa tersebut.

 

Informasi diperoleh koran ini, keramaian pelamar di MTsN Padangpanjang terjadi mulai 1977 yakni 500-600 orang. Terus pasca dapat penghargaan sebagai MTs terbaik nasional dari Menteri Agama pada 2000, naik jadi 700-850 orang. Pada 2006, setahun setelah peng­hargaan 5 tahunan dari Menag itu dapat lagi pada 2005, pelamar sempat turun jadi sekitar 700 orang, karena syarat diperketat.

 

Karena ada 750-800 orang tiap tahun pelamar berprestasi tidak tertampung itu, sejak sekitar 2006 muncul aspirasi dari publik; kota ini butuh dua-tiga buah lagi MTsN. Menyikapi itu pada 2009 setelah tanah disediakan oleh Pemko, dirintis pendirian MTsN kedua kota itu, hasilnya pada 2009 berdiri MTs Ngalau sebagai lokal jauh dari MTsN Padang­panjang kini.(jen) 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!