Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 16:50:33 WIB
BERITA DAERAH

Kota Payakumbuh

Nilai UN masih Meragukan

Payakumbuh Ranking 4, 50 Kota Ranking 8

Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Sabtu, 25/05/2013 12:52 WIB • Fajar Rillah Vesky • 1658 klik

Payakumbuh, Padek— Ken­dati pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA dan SMK tahun pelajaran 2012/2013 di Kota Payakumbuh dan Kabu­paten Limapuluh Kota pada April lalu sempat kacau, gara-gara banyaknya sekolah yang kekurangan naskah ujian, tapi hal itu tidak berpengaruh ter­hadap hasil ujian.

 

Buktinya, saat hasil UN Na­sional (UN) tingkat SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2012/2013 diumumkan secara se­rentak, Jumat (24/5) kemarin, Kota Payakumbuh berhasil me­raih peringkat 4 tingkat Sumbar. Sedangkan Kabupaten Lima­puluh Kota berada pada per­i­ngkat 8.

 

“Kami sudah menerima ha­sil UN SMA, MA dan SMK tahun pelajaran 2012/2013. Alham­dulillah, Payakumbuh berada pada peringkat 4 tingkat Sumbar atau naik dua digit dari tahun lalu yang masih berada pada peringkat 6,” kata Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh, Ha­san Basri.

 

Hasan menjelaskan UN ting­­kat SMA, SMK dan MA tahun pelajaran 2012/2013, diikuti oleh 3.347 pelajar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.341 orang, sudah dipastikan lulus. Sedangkan sisanya, 18 orang, masih dalam proses konfirmasi.

 

“Dalam hasil UN yang kami terima, 18 siswa ini, tidak lulus UN. Tapi setelah kami cek, nilai Ujian Sekolah mereka, ternyata belum masuk dalam data Pus­kom. Sehingga besar kemung­kinan, 18 siswa ini juga akan lulus UN, seperti teman-teman mereka,” kata Hasan Basri.

 

Hasan sendiri, mengaku cukup puas dengan hasil UN tingkat SMA, SMK dan MA pada tahun ini. “Kita cukup puas, apalagi setelah dihitung, nilai rata-rata UN tahun ini, cukup bagus. Yakni, 7,20. Ini tentu suatu hal yang cukup memuas­kan,” kata Hasan.

 

Ungkapan puas atas hasil UN tingkat SMA, MA dan SMK juga disampaikan Radimas, Kepala Bidang Pendidikan SMP­/SMA pada Dinas Kabupaten Limapuluh Kota yang dihubungi Padang Ekspres, Jumat sore.

 

Menurut Radimas, dalam ujian nasional tahun lalu, Kabu­paten Limapuluh Kota baru berada pada peringkat 12 di tingkat Sumbar. “Tapi tahun ini, alhamdulillah, sudah naik ke peringkat 8. Kita tentu ber­syukur dengan hal ini,” kata Radimas.

 

Sebelumnya, Radimas me­ngatakan, UN tingkat SMA, MA dan SMK tahun Pelajaran 2012/2013 di Kabupaten Limapuluh Kota, diikuti 2.669 pelajar. 

 

Sebanyak 1.967 orang me­rupakan pelajar program IPA, IPA dan  bahasa  dari SMA 1 Suliki, SMAN 1 Lareh Sago Halaban, SMAN 1 Situjuah Limo Nagari, SMAN 1 Pangkalan, SMAN 1 Akibuluru, SMAN 1 Guguak, SMAN 1 Kapur IX, SMAN 1 Kec Payakumbuh, serta SPP Negeri Padangmengatas.

 

Sedangkan, 216 lainnya, merupakan santri  MAN 1 Pa­dangjopang, Ponpes Al-Manar Batuhampar, Ponpes Darul Funun Padang Jopang, Ponpes Adimin Ar-Radji Taram, MAS Tigo Batua, MAS Yapiguna Gu­guak, MAS Lareh Sago Halaban, MAS As’Adiyah Batu Nan Limo, MTI Tabekgadang dan Ponpes Al-Makmur Tungkar.

 

Sementara, sebanyak 486 peserta UN tahun ini,  meru­pakan pelajar SMKN 1 Pang­kalan, SMKN 1 Guguak, SMKN 1 Luak, dan SMKN Uswatun Hasanah Simalanggang.

 

Dari 2.669 pelajar SMA, MA dan SMK yang mengikuti UN tersebut, sebanyak 2.667 orang, sudah dipastikan lulus. Se­dangkan 2 orang lainnya yang diketahui merupakan pelajara SMAN 1 Guguak dan SMAN 1 Situjuah Limo Nagari, masih dalam proses konfirmasi.

 

Sementara itu, pengu­mu­man hasil UN Jumat sore, masih diwarnai dengan aksi coret-coret seragam sekolah oleh ribuan pelajar, juga meng­gelar konvoi kendaraan. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!