Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 19:53:56 WIB
RAKYAT SUMBAR

Ratusan Warga Demo KPU Sawahlunto

Padang Ekspres • Jumat, 24/05/2013 13:27 WIB • Redaksi • 708 klik

-

Sawahlunto, Padek—Tidak puas dengan hasil penghi­tungan suara yang dilak­sana­kan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sa­wahlunto, ratusan warga yang mengatasnamakan Forum Ma­syarakat Peduli Sa­wahlunto (FMPS) unjuk rasa ke KPU Sawahlunto, kemarin (23/5). Mereka menuding KPU terlalu berpihak pada salah satu calon.

 

Massa memulai aksi de­ngan berjalan kaki dari sim­pang Santur menuju Kantor KPU Sawahlunto. Mereka mem­bawa beberapa spanduk yang isinya menyatakan tidak menerima hasil pilkada. Di sepanjang jalan, massa mene­riakkan yel-yel yang isinya hujatan ter­hadap KPU dan Wali Kota Sawahlunto, Amran Nur.

 

Koordinator aksi, Irdam Hos mengancam bila tuntutan mereka tak digubris, mereka akan mendatangkan massa yang lebih besar.

 

Tiba di kantor KPU, warga yang ingin dialog dengan Ke­tua KPU Sawahlunto, Mar­d­ha­tillah memuncak emosinya setelah di kantor KPU, tidak ada seorang komisioner pun yang bisa ditemui.

 

Ternyata, seluruh anggota KPU Sawahlunto sedang me­ngikuti seleksi untuk kembali menjadi anggota KPU Sawah­lunto di Hotel Parai Sawah­lunto.  Setelah menunggu se­kitar 2 jam, datang beberapa anggota KPU, Afdal, MIlyas dan Arfitri. Sedangkan Ketua KPU Mardhatillah tidak ada.

 

Sempat terjadi ketegangan antara polisi dengan pendemo yang ingin merangsek masuk ke kantor KPU. Namun, polisi hanya mengizinkan perwa­kilan pendemo. “Masyarakat hanya menuntut keterbukaan KPU, sebab sangat banyak kejanggalan yang terjadi saat penyelenggaraan pilkada. Tapi kenapa KPU seperti tidak mau

 

tahu, sepertinya KPU tidak lagi men­jadi lembaga indepen­den,” ujar Irdam Hos dalam orasinya.

 

Irdam mengakui KPU ti­dak bisa membatalkan hasil sidang pleno beberapa waktu lalu. Tetapi, massa meminta pada komisioner terbuka da­lam mengikuti sidang di Mah­kamah Konstitusi nantinya.

 

“Keputusan pleno hanya bisa dibatalkan di MK, jadi kita minta pada KPU untuk ter­buka saat digelar sidang di MK nanti,” ujar Hamdani, pengun­juk rasa lainnya saat berdiskusi dengan komisioner KPU.

 

Hamdani mengatakan, ma­sya­rakat Sawahlunto mengi­nginkan 5 komisioner yang duduk di KPU saat ini tidak dipilih kembali, sebab 5 komi­sioner tersebut dianggap telah mencoreng demokrasi dengan cara mencurangi pelaksanaan pilkada.

 

Menanggapi tudingan itu, anggota KPU Afitriati mene­gaskan tidak pernah memihak atau mendukung salah satu pasangan calon. “Kami inde­penden. Sebelum masuk KPU, saya dan 4 komisioner lainnya telah disumpah untuk inde­penden,” jelasnya.

 

Mengenai intervensi mau­pun tekanan dari luar KPU, satu-satunya wanita di komi­sioner tersebut mengatakan, “Kami lembaga independen, tidak ada satu pun yang bisa menekan kami, baik wali kota maupun pasangan calon kepa­la daerah,” tegasnya.

 

Terkait banyaknya kejang­galan selama masa kampanye, ia mengatakan semuanya su­dah sesuai prosedur dan atu­ran yang berlaku. “Kami tidak pernah melakukan tindakan di luar aturan dan landasan pe­kerjaan kami, jadi jika terjadi kesalahan atau di luar prose­dur, seluruh komisioner siap un­tuk me­nerima sanksi,” tuturnya.

 

“MK bisa memutuskan un­tuk penghitungan Demo sim­patik ini berakhir sore hari. Jhon Angku salah seorang pendemo mengatakan, demo lebih besar akan digelar hari ini (Jumat).  (hry/mg18)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!