Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 07:33:34 WIB
METROPOLIS

Dikeroyok, 2 Siswa SMK Bonyok

MoU Disdik-Polresta Padang Dinilai Mandul

Padang Ekspres • Jumat, 24/05/2013 10:38 WIB • Redaksi • 808 klik

korban pengeroyokan menjalani perawatan di ruangan IGD RSUP Dr M Djamil Padang,

Rim­bokaluang, Padek—Sa­n­­­k­­­si larangan bersekolah di Padang bagi siswa yang terlibat tawuran dan tindak kriminal, tidak membuat pelajar jera. Ke­marin (23/5), tindak kekerasan kembali terjadi di kalangan pelajar buncah di kawasan GOR H Agus Salim. Dua pelajar ter­pak­sa dilarikan ke RSUP M Djamil karena mengalami luka serius.

 

Kedua pelajar itu dari SMK Kos­goro, Abdul Rauf, siswa kelas II, dan Abdul Aziz, siswa kelas III.  Sedangkan dua pelajar lagi dia­mankan di Mapolresta Pa­dang. Masing-masing berinisial RD dan RI, pelajar kelas I SMK Tamsis Padang.

 

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, tawuran yang melibatkan SMK Taman Siswa dan SMK Kosgoro itu terjadi sekitar pukul 12.30. Berawal saat dua pelajar SMK Kosgoro melin­tas di kawasan tersebut dengan motor Satria FU.

 

Tanpa diduga, belasan pe­lajar diduga dari SMK Tamsis menghadang motor korban. Perang mulut pun ter­jadi hingga akhirnya kedua pelajar SMK Kosgoro itu dikero­yok. Korban dipukuli hingga masuk parit dan motor mereka di­buang ke banda bakali. Ke­dua­nya pingsan dan tidak sadarkan diri sekitar satu jam.

 

Sayangnya, aksi itu hanya menjadi tontonan warga, tanpa ada yang berupaya melerai pe­nge­­royokan itu. Aksi brutal para pela­jar ini berhenti setelah polisi tiba ke lokasi. Tanpa dikomando, belasan pelajar tersebut kabur melarikan diri. Dalam per­bu­ruan itu, polisi menjaring dua siswa Tamsis di kawasan GOR.

 

Melihat korban mengalami luka serius di kepala dan kaki, warga yang berada di kawasan tersebut berinisiatif membawa kedua pelajar ke RSUP Dr M Djamil Padang.

 

Dari informasi warga sekitar, tindakan belasan pelajar ter­se­but begitu beringas memukuli kedua pelajar SMK Kosgoro itu.

 

“Mereka melempari kedua pe­lajar itu dengan batu,” tutur seorang pemuda yang minta tidak ditulis namanya kepada Padang Ekspres kemarin.

 

Mengetahui kedua siswanya dikeroyok, Wakil Kepala SMK Kos­goro, Djupri Ardi, 50, men­datangi Sentra Pelayanan Ke­polisian Terpadu (SPKT) Pol­resta Padang untuk mela­porkan kejadian tersebut. “Siswa kami dihajar oleh pelajar SMK Tam­sis,” ujar Djupri.

 

Pengakuan RI, pelajar SMK Tamsis yang ditangkap polisi, mengaku tak terlibat dalam aksi tersebut. “Saya baru pulang sekolah dan main di GOR, tiba-tiba saya ditangkap,” ujar RI membantah.

 

Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Masriwan me­ngaku telah mengamankan motor korban di Mapolresta untuk pengusutan lebih lanjut,” sebut Masriwan.

 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Padang, In­da­ng Dewata menegaskan tetap konsisten bahwa pelajar yang terlibat aksi kekerasan dan tindakan kriminal akan dike­luar­kan dari sekolah. “Kami berikan surat pindah dan tidak boleh lagi bersekolah di Padang,” te­gas­nya. Indang berjanji me­manggil kedua kepala sekolah bersangkutan untuk dimintai keterangan.

 

Sebelumnya, Rabu (22/5), dua pelajar terlibat dalam sin­dikat pencurian kendaraan ber­motor di Padang. Keduanya ditangkap beserta seorang pe­mu­da yang dihadiahi timah pa­nas karena melawan polisi. (w)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!