Kamis, 24 April 2014 - 23 Jumadil Akhir 1435 H 03:55:07 WIB
PRO SUMBAR

1,3 Juta Warga Belum Rekam Data

Perekaman E-KTP Berakhir Juni

Padang Ekspres • Kamis, 23/05/2013 13:23 WIB • Redaksi • 327 klik

Padang, Padek—Pemkab/Pemko se-Sumbar diminta mempercepat proses pereka­man data KTP elektronik (e-KTP) bagi warga yang belum membuat e-KTP. Pasalnya, Juni mendatang proses pere­kaman data harus tuntas. Da­erah diminta menyisir warga yang belum merekam data e-KTP.

 

Kepala Biro Pemerintahan dan Kependudukan Setprov Sumbar, Syafrizal menga­ta­kan, sedikitnya 1,3 juta wajib e-KTP belum melakukan pere­kaman data. “Tahun 2014, KTP manual tidak berlaku lagi. Ini sesuai Perpres No 6 Tahun 2012. Jika tak melakukan pe­re­kaman data e- KTP sekarang, maka seumur hidup yang ber­sangkutan tidak akan memiliki identitas kependudukan,” ujar Syafrizal, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/5).

 

Ia menyebutkan, pemkab/pemko diharapkan aktif me­nyisir warga yang belum ter­daftar. Karena, jika tercecer, tidak ada kesempatan lagi bagi masyarakat melakukan pere­kamam data e-KTP. Setiap warga wajib melakukan pere­kaman data e-KTP. Jika warga saat ini memiliki KTP manual yang berlakunya  sampai 2014 atau 2015 mendatang, maka mereka tetap wajib melakukan perekaman data e-KTP sampai batas waktu yang telah di­tetapkan.

 

“Tercatat 1,3 juta orang belum melakukan perekaman data. Data ini didapatkan dari Dirjen Administrasi Kepen­dudukan (Adminduk). Data itu diketahui setelah mem­ban­dingkan data jumlah pen­duduk dengan penduduk yang wajib memiliki  KTP,” ujarnya.

 

Untuk membantu perce­patan proses perekaman data e-KTP, Kemendagri telah meng­­­ganti alat e-KTP dari 4 daerah,

 

yaitu Padang, Paya­kumbuh, Limapuluh Kota dan Pasaman yang hilang. Selain itu, Ke­mendagri juga membantu 3 alat mobil e-KTP bagi Kabu­paten Tanahdatar. Apabila, Kabupaten Tanahdatar telah menyelesaikan perekam data e-KTP, maka alat tersebut akan dimanfaatkan bagi da­erah yang belum tuntas melakukan pere­kaman data e-KTP.

 

“Informasi yang kami te­rima alat e-KTP yang hilang seperti kamera dan laptop telah diganti dan digunakan dalam proses perekaman data e-KTP,” ujarnya.

 

Sebutnya, daerah yang be­lum melakukan perekaman data e-KTP adalah Kota Pa­dang sebanyak 208 ribu orang dan Tanahdatar 100 ribu orang.­

 

Direncanakan, Minggu (26/5), Biro Pemerintahan akan turun ke Mentawai untuk melihat proses perekaman data e-KTP di sana. “Saya akan turun langsung memimpin rombongan ke sana. Nanti pak gubernur juga akan me­laku­kan pertemuan dengan wali kota/bupati terkait pere­kaman data e-KTP ini. Jadwalnya akan dilakukan pada awal Juni untuk melihat evaluasi pe­laksanaan perekaman data e-KTP,” ujarnya. (ayu)   

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Lokomotif tanpa Gerbong

KEPUTUSAN Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) berkoalisi dengan Partai Gerindra tanpa syarat, ternyata berbuntut panjang.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Rabu ,23 April 2014

18 Caleg Incumbent Lolos

Agiah lo kesempatan yang baru-baru ko lai...........................!

 

Kepsek Pemukul Siswa jadi Tersangka

Proses sesuai hukum, Pak polisi...................................!

 

DPRD Pessel Diisi Wajah Baru

Lah tibo lo masonyo mah..............................!