Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 08:49:01 WIB
PRO SUMBAR

1,3 Juta Warga Belum Rekam Data

Perekaman E-KTP Berakhir Juni

Padang Ekspres • Kamis, 23/05/2013 13:23 WIB • Redaksi • 325 klik

Padang, Padek—Pemkab/Pemko se-Sumbar diminta mempercepat proses pereka­man data KTP elektronik (e-KTP) bagi warga yang belum membuat e-KTP. Pasalnya, Juni mendatang proses pere­kaman data harus tuntas. Da­erah diminta menyisir warga yang belum merekam data e-KTP.

 

Kepala Biro Pemerintahan dan Kependudukan Setprov Sumbar, Syafrizal menga­ta­kan, sedikitnya 1,3 juta wajib e-KTP belum melakukan pere­kaman data. “Tahun 2014, KTP manual tidak berlaku lagi. Ini sesuai Perpres No 6 Tahun 2012. Jika tak melakukan pe­re­kaman data e- KTP sekarang, maka seumur hidup yang ber­sangkutan tidak akan memiliki identitas kependudukan,” ujar Syafrizal, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/5).

 

Ia menyebutkan, pemkab/pemko diharapkan aktif me­nyisir warga yang belum ter­daftar. Karena, jika tercecer, tidak ada kesempatan lagi bagi masyarakat melakukan pere­kamam data e-KTP. Setiap warga wajib melakukan pere­kaman data e-KTP. Jika warga saat ini memiliki KTP manual yang berlakunya  sampai 2014 atau 2015 mendatang, maka mereka tetap wajib melakukan perekaman data e-KTP sampai batas waktu yang telah di­tetapkan.

 

“Tercatat 1,3 juta orang belum melakukan perekaman data. Data ini didapatkan dari Dirjen Administrasi Kepen­dudukan (Adminduk). Data itu diketahui setelah mem­ban­dingkan data jumlah pen­duduk dengan penduduk yang wajib memiliki  KTP,” ujarnya.

 

Untuk membantu perce­patan proses perekaman data e-KTP, Kemendagri telah meng­­­ganti alat e-KTP dari 4 daerah,

 

yaitu Padang, Paya­kumbuh, Limapuluh Kota dan Pasaman yang hilang. Selain itu, Ke­mendagri juga membantu 3 alat mobil e-KTP bagi Kabu­paten Tanahdatar. Apabila, Kabupaten Tanahdatar telah menyelesaikan perekam data e-KTP, maka alat tersebut akan dimanfaatkan bagi da­erah yang belum tuntas melakukan pere­kaman data e-KTP.

 

“Informasi yang kami te­rima alat e-KTP yang hilang seperti kamera dan laptop telah diganti dan digunakan dalam proses perekaman data e-KTP,” ujarnya.

 

Sebutnya, daerah yang be­lum melakukan perekaman data e-KTP adalah Kota Pa­dang sebanyak 208 ribu orang dan Tanahdatar 100 ribu orang.­

 

Direncanakan, Minggu (26/5), Biro Pemerintahan akan turun ke Mentawai untuk melihat proses perekaman data e-KTP di sana. “Saya akan turun langsung memimpin rombongan ke sana. Nanti pak gubernur juga akan me­laku­kan pertemuan dengan wali kota/bupati terkait pere­kaman data e-KTP ini. Jadwalnya akan dilakukan pada awal Juni untuk melihat evaluasi pe­laksanaan perekaman data e-KTP,” ujarnya. (ayu)   

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!