Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 08:06:00 WIB

Piala Wapres Dipastikan 3-8 Juni

Padang Ekspres • Rabu, 22/05/2013 12:08 WIB • Redaksi • 350 klik

Padang, Padek—Kejuaraan Na­sional (Kejurnas) Tinju Piala Wa­kil Presiden akan diseleng­ga­rakan di pelataran parkir Ta­man Bu­daya Sumbar, pada 3-8 Juni men­datang. Jadwal tersebut di­pastikan tidak akan ada peru­bahan lagi.

 

”Soal tempat dan waktu pe­nye­lenggaraan sudah dipa­s­ti­kan tidak akan berubah lagi. Kami juga baru saja melakukan survei lo­kasi pertandingan. Dan itu su­dah tidak masalah lagi,” kata Ke­tua Umum Pertina  Sum­bar Togi P Tobing, Selasa (21/5).

 

Menurut Togi, Wakil Presiden RI Budiono juga dipastikan akan ha­dir. ”Wapres akan hadir saat pe­­nutapan, yang sekaligus me­nye­rahkan piala bergilir kepada da­­e­rah yang meraih predikat juara umum,” sebut mantan pe­tinju itu.

 

Hingga kemarin, 26 dae­rah yang memastikan ambil ba­gian. Hanya saja, berapa jum­lah petin­ju yang akan naik ring, belum pasti. Di Kejur­nas ini akan diper­tan­dingan sem­bilan kelas untuk putra dan enam untuk putri.

 

Try Out ke Lahat

 

Khusus Sumbar, sudah di­per­siap­kan 12 petinju, yang ter­diri dari sembilan petinju putra dan tiga petinju putri. Mereka akan diturunkan pada sembilan ke­las untuk putra dan tiga kelas pu­tri. Tuan rumah juga dipas­ti­kan akan diperkuat salah se­orang pe­tinju pelatnas, peraih emas PON Riau 2012, Rahmad Taubat.

 

Kecuali Taubat, 11 petinju lain­nya sudah menjalani TC pe­nuh sejak dua minggu yang lalu di gedung Beladiri KONI Sumbar di GOR H Agus Salim Padang. Enam di antaranya, sejak 19- 25 Mei ini diterjunkan ke kejurnas tinju di Lahat. Mereka adalah M Jamal Lembang kelas 52 kg, Paslindo kelas 56 kg, Ananta Alfarizi kelas 60, Dedi Sihaloho kelas 64, Evi Sasmita kelas 48 kg, Lisa Mandani kelas 57 kg.

 

Hasilnya, pada laga perdana tiga hari lalu, Jamal kalah dari pe­tinju Banten, Paslindo menang ang­ka atas petinju Kaltim, Anan­ta menang angka atas pen­tinju Ma­l­uku, dan Evi Sasmita menang ang­ka atas petinju Kepri. Hari ini, me­reka akan menjalani perta­n­ding kedua.

 

Sementara itu satu Dedi Si­ha­loho kalah mengundurkan diri. Di­mana dia kalah karena pe­latih me­l­empat handuk ke ring. ”Saya su­dah selidiki ini, dan memang De­di mesti menyerah seperti itu. Ka­lau tidak bisa berbahaya bagi ke­salamatannya. Dedi sendiri akan dikeluarkan dari tim Wa­pres dan diganti Uwais Alqar­ni dari Pessel di kelas 64 kg,” ujar Togi.

 

Sementara itu, Lisa Mandani ba­tal bertanding dan pulang ke Pa­dang karena ada persoalan non­teknis. ”Dia akan saya panggil un­tuk menghadap, untuk mena­nyakan persoalan yang sedang di­hadapinya. Tapi dia kemung­ki­nan besar tidak akan diganti, ka­rena tim pelatih masih melihat po­tensinya yang besar dan masih bisa dibina,” sebutnya.

 

Di luar petinju yang ke Lahat itu dan Rahmad Taubat yang di Pelatnas, ada Yudi Chandra kelas 81 kg, Gino kelas 69 kg, Umar Dani kelas 46 kg, Wili kelas 69 kg, Wira kelas 52 kg, yang kini masih tetap berla­tih di Padang. ”Sebagai tuan rumah, kami menargertkan jua­ra umum,” tukas Togi P Tobing. (cip)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!