Minggu, 20 April 2014 - 19 Jumadil Akhir 1435 H 22:52:08 WIB
RAKYAT SUMBAR

Erizal Siap Dua Putaran, Alis Tunggu Pleno

Dari Pesta Demokrasi Pilkada Sawahlunto

Padang Ekspres • Sabtu, 18/05/2013 11:33 WIB • Redaksi • 859 klik

Formulir model D KWK dari PPS ke KPU Sawahlunto dikawal polisi di KPU Sawahlunto

Pesta demokrasi di Kota Sawahlunto makin seru. Masyarakat “Kota Tambang” ini harap-harap cemas menanti hasil final penghitungan Komisi Pemilihan Umum. Hingga kemarin, kelima pasangan calon wali kota-wakil wali kota Sawahlunto itu, lebih memilih irit bicara.  

 

Selisih suara dua calon pasa­ngan teratas bersaing ketat. Pasangan calon wali kota/wakil wali kota, Ali Yusuf-Ismed dan Erizal Ridwan-Emeldi makin kokoh di puncak me­ning­galkan tiga pasangan calon lain­nya.    

 

Hingga kemarin, belum ada yang mencapai 30 persen suara sebagai syarat kemenangan. Meskipun begitu, KPU Sawahlunto belum mau menye­but dan menjelaskan persiapan puta­ran kedua. “Lebih baik tunggu sampai tanggal 21 Mei, pleno penghitungan suara,” ujar Ketua KPU Sawahlunto, Mardatillah kemarin (17/5).

 

Mardatillah memilih bungkam demi menjaga stabilitas dan suasana pascapemungutan suara. Meski begi­tu, dia menyebut KPU telah menyiap­kan jadwal bila terjadi dua putaran.

 

“Saat ini belum ada kepastian dan keputusan resmi perolehan suara. Lebih baik setelah ada data pasti, baru disam­paikan rencana berikutnya,” ulasnya.

 

Mardatilah mengatakan, tim suk­ses calon bisa melakukan peng­hitu­ngan

 

sekaligus pengawasan per­olehan suara dengan melihat dokumen hasil C1 yang dike­luarkan KPPS. Dokumen itu hasil penghitungan suara pada pilkada kamis (16/5).

 

Mardatillah mengatakan proses rekapitulasi surat suara masih dilakukan di tingkat kelu­rahan. Sesuai jadwal, rekapitulasi penghitungan suara di 117 TPS tuntas 18 Mei di tingkat PPS, kemudian 20 Mei pada tingkat PPK (Panitia Pemungutan Keca­matan). Perekapan hasil suara diawasi petugas KPU, Panwaslu, tim sukses dan polisi. “Kita harapkan jangan ada yang ter­pancing isu-isu provokatif,” seru Mardhatillah.

 

Perolehan Suara Ketat

 

Data yang dihimpun Padang Ekspres di posko tim kampanye kemenangan Erizal Ridwan–Emeldi, perolehan suara calon ini ber­ada di posisi kedua, 9.258 sua­ra atau 29,22 persen. Terpaut se­dikit dengan pasangan Ali Yusuf–Ismed (Alis) dengan per­ole­han 9.433 suara atau 29,77 persen.

 

Erizal menyatakan percaya dengan rekapitulasi suara yang dilakukan KPU. “Saya siap saja jika putaran pertama ini belum ada yang dinyatakan menang,” ulas Erizal sembari menyerukan seluruh pendukungnya tidak terpancing isu atau informasi yang menyesatkan.

 

Bagaimana dengan Ali Yu­suf? “Kami masih menunggu hasil pleno KPU. Maaf, sabar ya, nantilah kita tunggu hasil kepu­tusan pleno KPU,” ujarnya.

 

Pasangan nomor 4, Taufik Syamsir- Nasirwan, dengan kesa­tria mengaku kalah.

 

Wali Kota Sawahlunto, Am­ran Nur mengimbau masyara­katnya cerdas menyikapi hasil pilkada. Terutama dalam menyi­kapi isu-isu yang menghasut pada perpecahan. “Pilkada ini proses pendewasaan masyarakat dalam demokrasi. Dukung siapa pun calon yang terpilih karena ini kemenangan rakyat Sawah­lun­to,” katanya.

 

Temukan Kekurangan

 

Ketua KPU Sumbar, Marzul Veri ketika dikonfirmasi, menga­ku Pilkada Sawahlunto masih ada kekurangan dalam pelaksanaan di lapangan. “Saat memantau, kami mendapat laporan masih ada pemilih yang tidak terdaftar di TPS, sementara data mereka tercatat di Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebagai daftar pe­milih tetap (DPT),” ungkap Mar­zul Veri saat dihubungi Padang Ekspres, Jumat (17/5). 

 

Namun begitu, Marzul Veri memuji proses pemilihan di Kota Sawahlunto berjalan lancar dan aman. Dia meminta KPU di tiga kota yang juga akan melak­sanakan pilkada (Padangpanjang pada 4 Juli 2013, Pariaman pada 4 September 2013, dan Padang pada 30 Oktober 2013), men­contoh KPU Sawahlunto.

 

Divisi Hukum dan Pelaporan Pemilih Panwas Kota Sawah­lunto, Arlin Junaidi membe­narkan telah menerima komplain warga yang tidak bisa memilih. (ek/zil/ope)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!