Kamis, 17 April 2014 - 16 Jumadil Akhir 1435 H 19:44:03 WIB
RAKYAT SUMBAR

Hari Ini, Kota Sawahlunto Memilih

42.786 Pemilih bakal Gunakan Hak Pilih di 117 TPS

Padang Ekspres • Kamis, 16/05/2013 10:59 WIB • Revdi Iwan Syahputra • 994 klik

Calon wali kota dan wakil wali kota Sawahlunto

Sawahlunto, Padek—Hari ini, tanggal 16 Mei 2013, nasib Kota Sawahlunto ditentukan da­lam pesta demokrasi lima ta­hunan. Hari ini, puncak dari pe­milihan kepala daerah (Pil­ka­da) akan berlangsung. Se­kitar 42.786 warga Sawahlunto yang ber­hak memilih sesuasi Daftar Pe­milih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan Komisi Pe­milihan Umum (KPU) Sa­wah­lunto.

 

Berdasarkan catatan Pa­dang Ekspres sesuai de­ngan ke­terangan Ketua KPU Kota Sa­wahlunto Mardhatillah dari jum­­lah itu, di Kecamatan Si­lung­kang tercatat 7.532 pe­mi­lih, Kecamatan Lem­bahsegar se­banyak 9.443 pemilih, Keca­matan Barangin sebanyak 13.151 dan Kecamatan Talawi se­­banyak 12.676 pemilih. Me­re­­ka akan memilih di 117 tem­pat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 37 kelurahan pa­d­a empat kecamatan.

 

Lima pasang calon yang akan dipilih masyarakat Sa­wah­lunto itu adalah pasa­ngan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Sawahlunto, Ali Yusuf dan Is­med dengan nomor urut 1. Pasa­ngan Irwan Husein-Das­rial Eri dengan nomor urut 2, Pa­sangan Erizal Ridwan-Emeldi yang mendapat nomor urut 3 dan pa­s­angan Taufik Syamsir-Nasir­wan bernomor urut 4 dan ter­akhir pasangan nomor urut 5, Fauzi Hasan-Deri Asta.

 

Pasangan Ali Yusuf-Ismesd di­­usung koalisi partai De­mo­krat, PKPI dan PKS, Pa­sangan Ir­wan Hu­sein-Das­rial Eri, di­usung koa­lisi PDI. Perjuangan, Ge­rin­dra dan Partai Hanura. Se­dang­kan pasangan Erizal Rid­wan-Emeldi diusung Partai Golkar-PPP.

 

Sementara pasangan Tau­fik Syamsir-Nasirwan maju dar­i jalur independent dengan du­kungan fotokopi KTP seba­nyak 4.179 lembar. Dan, pasa­n­gan Fauzi Hasan-Deri Asta di­usung koalisi PAN dan PDP.

 

Pilkada Sawahlunto yang akan berlangsung hari ini akan men­jadi patokan dan tolak ukur Pilkada di Sumbar tahun 2013. Hal ini disebabkan, ka­rena sepan­jang tahun ini, ada 4 Pilkada yang akan digelar ber­­dekatan, yaitu Pilkada Sa­wah­lunto, Pilkada Padang­pan­jang, Pilkada Padang Paria­man dan Pilkada Padang.

 

Bagi Partai Politik, Pilkada ini juga menjadi momentum un­tuk mengukur kinerja mesin po­li­tik. Seperti yang dikatakan Wa­kil Ketua Dewan Pembina Par­tai Demokrat Marzuki Alie. “Bagi par­tai, pilkada bermakna pen­­ting untuk mengukur ki­ner­­j­a par­tai politik untuk target di 2014,” ujarnya beberapa waktu lalu.

 

Ratusan Polisi Dikerahkan

 

Sebanyak 800 personel ke­polisian akan dikerahkan un­tuk mengamankan pelaksa­naan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto. Demikian dikatakan Kapolres Sawahlunto, AKBP M. Syafrial.

 

Syafrial mengatakan, pi­hak­nya juga telah mengawal pen­dis­tribusian logistik ke 117 TPS yang ter­sebar di 37 kelu­ra­han pa­da em­pat keca­matan. Ke­po­lisian te­lah menurunkan enam unit ken­daraan dari Pol­res dan dua unit dari Polda Su­matera Barat.

 

“Kita sudah salurkan surat sua­ra ke PPS di 117 TPS dengan ka­w­alan pihak polisi,” ujar Ke­tua KPU Sawahlunto, Mar­dha­tillah. Sementara itu, surat un­dangan memilih kepada mas­yarakat dan daftar pemilih te­tap (DPT) kepada Panitia Pe­mu­ngutan Suara (PPS), me­nurut Mardhatillah, juga telah di­distribusikan. (*)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!