Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 05:21:49 WIB
NASIONAL

Perketat Pencairan Tunjangan Remunerasi

2013 Tes CPNS Baru Setiap Hari dalam Masa 4 Bulan

Padang Ekspres • Rabu, 15/05/2013 11:30 WIB • Redaksi • 423 klik

Jakarta, Padek—Mulai ta­hun ini pemerintah mem­per­ketat pencairan tunjangan remunerasi. Tunjangan senilai maksimal satu kali gaji pokok itu tidak diberikan langsung ke seluruh PNS yang instansinya telah menerapkan reformasi birokrasi. Setiap PNS wajib memiliki satuan kinerja pega­wai (SKP) baru mendapatkan remunerasi.

 

Skema baru pencairan tun­jangan remunerasi ini disam­pai­kan Wakil Menteri Penda­yagu­naan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wa­men PAN-RB) Eko Prasojo. “Pencairan tunjangan kinerja (remunerasi, red) bagi pegawai kementerian/lembaga bisa kita batalkan jika tidak me­miliki SKP,” tandasnya di Ja­karta kemarin.

 

 Dengan skema baru ini, Eko mengatakan kementerian atau lembaga yang sudah me­laksanakan reformasi birokrasi tidak bisa berlega-leha karena dipikir mesti mendapatkan remunerasi. Sebaliknya, ma­sing-masing PNS harus me­miliki kinerja yang terukur. Pengkuran setiap pegawai inilah yang harus difasilitasi ma­sing-masing instansi mela­lui penerapan SKP sesuai de­ngan Peraturan Pemerintah 46/2011.

 

 Dia mengatakan jika saat ini ada 59 kementerian dan lembaga sudah masuk dalam pipeline program reformasi birokrasi. Dari jumlah tadi, 23 diantaranya sedang dalam proses pemberian tunjangan kinerja. Selain di tingkat ke­menterian dan lembaga, program reformasi birokrasi juga bakal diterapkan di 33 pem­prov, 32 pemkot, dan 32 pem­kab sebagai proyek percon­tohan.

 

Eko mengatakan dalam beberapa waktu pelakangan sering muncul pendapat bah­wa reformasi birokrasi belum berjalan efektif. Termasuk ketika diiming-imingi dengan pemberian remunerasi. Na­mun pada 2013 ini, dia menga­takan program reformasi bi­rokra­si memasuki tahap se­sung­guhnya.

 

“Kita akan benar-benar mengukur satuan kinerja pe­ga­wai (PNS, red). Kalau tidak terukur maka reformasi birok­rasi yang dilaksanakan oleh instansi bida dibatalkan,” kata­nya. Eko mewanti-wanti supa­ya penerapan reformasi birok­rasi tidak hanya sekedar indah di dokumen saja. Tetapi harus benar-benar merubah sema­ngat aparatur dalam melayani masyarakat.

 

“Iklim kerja memberikan pelayanan, bukan minta dila­yani, harus ditumbuhkan di aparatur,” ujarnya. Dia mene­gaskan jika reformasi birokrasi bukan sekedar pemberian remunerasi. “Ini harus dicatat dan dicetak te­bal.”

 

Eko menuturkan jika pen­cairan remunerasi lebih untuk memberikan insentif dan  me­macu pembangunan reformasi birokrasi yang sesungguhnya. Dari sembilan hal percepatan reformasi, Eko mengatakan ada tiga titik fokus percepatan. Yakni peningkatan kinerja pegawai, promosi jabatan se­ca­ra terbuka, dan rekrutmen CPNS yang transparan.

 

“Kami ingin yang menjadi PNS baru itu benar-benar orang pintar dan memiliki inte­gritas tinggi,” papar dia. Untuk itu mulai tahun ini, pene­rimaan CPNS baru dari kelom­pok pelamar umum akan me­ne­rapkan computer assessment test (CAT).

 

Dengan teknologi itu, tes CPNS dijalankan setiap hari selama empat bulan berturut-turut. Melalui sistem CAT tadi, setiap selesai mengikuti tes para peserta bisa langsung mengetahui dirinya diterima atau tidak menjadi calon abdi negara. “Jadi tidak ada reka­yasa nilai, karena pengo­rek­sian real time,” paparnya. (jpnn)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!