Jum'at, 25 April 2014 - 24 Jumadil Akhir 1435 H 05:21:45 WIB
RAKYAT SUMBAR

Kasus Oknum DPRD Mesum Mandek

Mahasiswa Tuntut Pimpinan dan BK Ambil Sikap

Padang Ekspres • Sabtu, 11/05/2013 12:30 WIB • Rohimuddin • 868 klik

Pasbar, Padek—Kalangan mahasiswa di Pasaman Barat terus mendesak pimpinan dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Pasbar menuntaskan kasus ang­gota DPRD Pasbar berinsial J yang tertangkap berbuat mesum di Korong Simpang Katapiang, Kabu­paten Padangpariaman 29 De­sember lalu.

 

Pengurus Ikatan Maha­siswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pasbar melakukan audiensi dengan unsur pim­pinan dan BK DPRD Pasbar, Rabu (8/5). Audiensi ini diha­diri Ketua DPRD Pasbar Yu­lian­to, Ketua BK Lili Syukri dan tujuh orang pengurus IMM Dewan Pimpinan Cabang Ka­bu­paten Pasbar.

 

Dalam audiensi ini, dise­pakati dibawa ke dalam rapat paripurna untuk membahas status anggota DPRD yang juga mantan Ketua DPC PKB Pasbar ini.

 

Ketua IMM Pasbar, Hen­dra Yani mempertanyakan kasus ini karena hingga kini belum ada kabar tindak lanjut dari re­komendasi tim BK. “Kita ingin ada kejelasan ter­kait kasus ini, apa­kah benar ber­sa­lah atau ti­dak, jadi kami pun ti­dak bi­ngung,” kata Hen­dra Ya­ni ke­pada Padang Eks­pres di Sim­p­angampek, kema­rin (10/5). 

 

Ketua DPRD Pasbar, Yu­lianto menegaskan masih me­nunggu investigasi Badan Ke­hormatan. “Persoalan itu me­mang harus disikapi dengan bijaksana. Apalagi sudah dike­tahui masyarakat banyak agar tidak ada lagi  yang bertanya-tanya ke lembaga legislatif ini. Secara birokrasi di dewan, tahapannya memang harus dari BK dulu melakukan inves­tigasi, dan kesimpulannya itu diserahkan ke unsur pimpinan guna ditindaklanjuti, termasuk membentuk badan musya­warah (Bamus),” kata Yulianto.

 

Terpisah, Ketua BK DPRD Pasbar, Lili Syukri me­nyam­paikan tidak ada sedikit pun menutup-nutupi kasus ini. Hanya saja, katanya, dalam menjalankan tugas dilakukan bertahap. “Kami telah meng­undang para pakar bidang agama, adat dan hukum pida­na. Dari hasil investigasi itu, BK akan memberikan kesim­pulan kepada unsur pimpinan paling lama bulan ini juga,” janjinya.

 

Setelah diserahkan ke un­sur pimpinan, DPRD Pasbar akan melakukan paripurna terkait persoalan ini untuk diumumkan ke publik.

 

Anggota dewan yang didu­ga berbuat mesum itu tidak bisa dikonfirmasi Padang Ekspres. Ketika ditemui di kantor ia tidak dapat ditemui. Bahkan nomor seluler yang dimilikinya juga tidak aktif.

 

Sebelumnya, ratusan ma­ha­siswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)-YAPTIP Pasbar bersama mahasiswa yang ter­gabung dengan IMM dan HMI Kabupaten Pasbar telah me­lakukan unjuk rasa ke gedung DPRD Pasbar 14 Januari lalu. Mereka menuntut politisi PKB itu segera diberhentikan. (*)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Kacamata Kuda KPK

KRITIK dan pujian selalu datang bersamaan setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat ”kejutan” baru. Termasuk ketika menetapkan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai ter­sangka dalam kasus pajak yang terjadi pada 2004.

Belum Terima Elpiji

YTH bapak Wali Kota Padang yang baru. Kami warga RW 6, Guo Kuranji sampai sekarang belum menerima paket gas elpiji 3 Kg. Tolong di percepat karena minyak tanah harganya sudah naik.

Kamis ,24 April 2014

Tunggu SK Mendagri

Lai ndak ka ta undur lo tu Pak, dek KPK lah manyasar Mendagri lo..........!

 

14 Warga Digigit Anjing Gila

Iah gawat mah pak,lai aman Pak..................................................?

 

UN SLTP, Padang Target Jawara

semoga lah pak, asa ndak pakai jimat se.....................................!