Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 14:07:49 WIB
METROPOLIS

Polda Tangkap Bandar Sabu

Padang Ekspres • Sabtu, 11/05/2013 12:16 WIB • Redaksi • 415 klik

Lolong, Padek—Perang ter­hadap narkotika dan obat ter­larang (narkoba) terus ditabuh. Ke­marin (10/5), Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar meringkus dua bandar narkoba yang memiliki jaringan lintas provinsi (luar Sumbar, red) di Gaung Kecamatan Lubuk­be­galung. Dari tangan ter­sangka, po­lisi menyita satu paket besar sabu Rp 5 juta.

 

Dua bandar tersebut, Muja­r­man alias Mak Etek, 48, warga Jalan Palembang No 46 Gaung, Kecamatan Lubukbegalung. Mak Etek, residivis 8 bulan keluar dari LP. Sedangkan rekannya Aridomi, 32, ditan­gkap di kawasan Pasar Gaung berkat nyanyian Mak Etek.

 

Penangkapan para ter­sang­ka yang dipimpin Kasat I Dit­reserse Narkoba AKBP Ali­dison sekitar pukul 18.00. Pelaku dibawa ke Markas Ditreserse Narkoba beserta barang bukti untuk mengungkap jaringan pelaku.

 

Informasi dihimpun Pa­dang Ekspres, Mak Etek di­ringkus di rumahnya tanpa per­lawanan. Mak Etek ini terke­nal licin. Untuk mengelabui polisi, sehari-hari Mak Etek sebagai toke ikan di kawasan Gaung.

 

Pengakuan sementara ke­dua tersangka kepada polisi, barang haram itu mereka pe­ro­leh dari seorang bandar besar di Medan Sumut. Barang ter­se­but dikirim melalui jalur darat dengan perantara angkutan antarkota antarprovinsi. Ren­ca­nanya, barang haram tersebut akan dikirim kembali ke Painan Pesisir Selatan dan akan die­darkan di kawasan tersebut.

 

“Meski tersangka residivis, tapi tak jua jera. Informasi yang didapat, Mak Etek kembali terlibat dengan jaringan nar­koba luar Sumbar. Kami terus melakukan pengintaian ter­hadapnya hingga 3 bulan te­rak­hir terkait aktivitas me­nge­darkan barang haram yang dilakukannya,” kata Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Arif Rahman Hakim.

 

Pelaku tampaknya cukup lih­ai dan berpengalaman de­ng­an melakoni dua profesi untuk me­nutupi aktivitasnya menge­darkan sabu. “Pelaku juga men­jadi toke ikan,” terang Arif.

 

Arif mengatakan, pelaku diringkus saat akan me­ngirim­kan barang haram itu ke Pai­nan, Pesisir Selatan. Saat ditan­g­kap, ia berusaha kabur dan bersembunyi di balik drum besar.

 

“Tapi kami sigap. Ia tidak berkutik saat digiring ke Ma­polda Sumbar guna dimintai keterangan,” ucapnya.

 

Setelah pengembangan, kata Arif, Mak Etek men­ye­butkan satu lagi nama re­kan­nya, yaitu Aridomi. Aridomi berhasil ditangkap petugas di kawasan Pasar Gaung. “Kita menduga pelaku ini sudah berulang kalu bertransaksi sabu-sabu,” ujarnya. (w/cr2/kid)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!