Rabu, 16 April 2014 - 15 Jumadil Akhir 1435 H 12:18:13 WIB
METROPOLIS

Buka Pendaftaran, Eks RSBI Pungut Biaya

Padang Ekspres • Jumat, 10/05/2013 10:43 WIB • Redaksi • 3106 klik

Aziz Chan, Padek—Bagi lu­lusan TK, SD, dan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah bekas Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang kini dijadikan sekolah binaan agar mempersiapkan diri. Sebab, mulai 15 sampai 18 Mei, sekolah binaan ini mem­buka seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk ting­katan SMP dan SMA.

 

Sementara pendaftaran ting­katan SD dimulai 20-24 Mei. Sekolah binaan itu, SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 10 Padang, SMPN 1 dan SMPN 8 Padang, serta SD Percobaan.

 

“Seleksi yang dilakukan ter­hadap sekolah binaan tidak seketat ketika RSBI dulu. Seperti ujian tulis, soal tidak ada lagi dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Begitu juga tes wawancara dieliminir sehingga lebih transparan dan objektif,” kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata kepada Padang Ekspres, kemarin.

 

Bukan itu saja, kata Indang, persentase penerimaan di seko­lah binaan ini melalui PSB online menjadi 30 persen. Sebelumnya, hanya 10-15 persen. “Sementara melalui seleksi PPDB, porsinya 70 persen,” ujar Indang.

 

Kepala SMAN 1 Padang, Suardi Dahlan mengatakan, pengambilan formulir dimulai pada 15-18 Mei di sekolah ma­sing-masing. Sistem se­lek­sinya berupa seleksi administrasi dengan menghimpun, me­ngo­lah dan memverifikasi nilai rapor siswa SMP sederajat dari semester 1-5 kelas VII-IX pada 19-21 Mei . Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 22 Mei 2013.

 

Kemudian pendaftaran ula­ng untuk tes akademik pada 22-24 Mei, sekaligus menyerahkan ser­tifikat akademis (bila ada, red). Seleksi akademik dengan mata pelajaran yang diuji. Yakni, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, IPA, IPS pada 27 Mei. Pengumuman hasil seleksi akademik setelah pengumuman UN SMP/MTs.

 

“Bila lulus, baru dilakukan tes psikologi untuk melihat potensi peserta didik secara inteligensi. Akumulasi pem­bo­botan nilai kelulusan pada pene­ri­maan jalur seleksi PPDB ada­lah nilai rapor 20 persen, nilai UN 15 persen, prestasi 5 persen, tes akademik 60 persen,” ujar Suardi.

 

Di SMAN 1 Padang, sebut Su­ar­di, terdapat kuota 288 ba­ngku untuk siswa baru. Biaya for­mulir Rp 95 ribu bagi yang lu­lus seleksi administrasi untuk daf­tar ulang. “Kemudian, biaya psikotes disesuaikan lembaga pe­nguji bagi yang telah lulus tes secara keseluruhan,” ucapnya.

 

Se­mentara itu, Kepala SMP­N 1 Pa­dang, Darmalis men­ye­but­kan, penerimaan seleksi PP­DB dimulai pada 15-18 Mei be­rupa pendaftaran ad­mi­nistra­si. Pengumuman lulus ad­minis­tra­si 23 Mei, tes akademik 25 Mei, pengumuman lulus tes akademik 28 Mei, seleksi skill komputer 29 Mei, psikotes 2 Juni. Pengumuman diterima melalui jalur PPDB 2 hari setelah pengumuman kelulusan SD.

 

“Seleksi administrasi rapor dari kelas IV hingga kelas VI dan nilai tiga mata pelajaran bahasa Indonesia, IPA dan matematika minimal 7 dalam kota dan 5 untuk luar kota,” ujarnya.

 

Pada tes akademik, sebut Darmalis, mata pelajaran bahasa Inggris tak lagi diuji kecuali IPA, bahasa Indonesia dan matematika. “Bobot penilaian berupa rapor 15 persen, tes akademik 45 persen, psikotes 25 persen, praktik komputer 10 persen, dan sertifikat 5 persen,” ujar Darmalis .

 

Untuk tingkatan SD, kata Kepala SD Percobaan Salma Yenti mengatakan, pengambilan formulir pada 20-24 Mei, seleksi administrasi dan akademik 27-29 Mei. Pengumuman tes administrasi dan akademik pada 31 Mei. Bila lulus, tes IQ pada 3 Juni dan pengumuman lulus 12 Juni. Daftar ulang ke sekolah pada 13-15 Juni.

 

Bobot penilaian meliputi tes administrasi 44 persen, tes akademik 50 persen dan piagam sertifikat 6 persen. “Daftar ulang untuk SD dan SMP tak dikenai biaya, kecuali tes IQ bagi yang lulus sesuai kerja sama dengan lembaga penguji,” ujarnya. (ek)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!