Jum'at, 18 April 2014 - 17 Jumadil Akhir 1435 H 04:24:08 WIB
METROPOLIS

Pemerasan Berujung Pembunuhan

Polisi Ciduk Seorang Pelaku, Dua lagi Buron

Padang Ekspres • Rabu, 08/05/2013 12:46 WIB • Redaksi • 911 klik

Alanglaweh, Padek—Masih in­gat dengan Novi Armen, 27, warga Padangsibusuk Ka­bu­pa­ten Sijunjung ditemukan tewas dibunuh di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol pada 21 April lalu? Kemarin (7/5), Polresta Padang meringkus satu dari tiga pelaku pembunuhan Novi Armen, di kawasan Alang­laweh. Sementara dua rekannya yang sudah diketahui iden­ti­tasnya hingga kini masih diburu dan masuk ke daftar pencaraian orang (DPO) Polresta.

 

Pelaku berhasil diringkus tersebut bernama Roni Fer­nandes,  23, asal Kototangah Pa­dang. Ia diringkus di kedia­man­nya di Alanglaweh. Sedangkan dua rekannya Arif, 26, dan Gandi, 24,  masih diburu tim Buru Sergap (Buser) Polresta. Dari tangan Roni petugas men­yita barang bukti berupa satu batu pavling block dan Black­Berry milik korban Novi Armen.

 

“Tersangka ini telah me­nga­kui perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa Novi Armen, warga Sijunjung,” ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol M Seno Putro, kepada war­tawan, kemarin.

 

Seno mengatakan Roni dici­duk di Padang setelah kembali dari pelariannya di Bukittinggi. Ia ditangkap petugas karena terlibat kasus penganiayaan yang laporannya telah masuk ke Polresta. Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, Roni pun mengakui kalau ia beserta dua rekannya telah melakukan pem­bunuhan terhadap Novi Armen.

 

“Modus yang dilakukan para tersangka, pemerasan. Saat para pe­laku meminta uang, korban me­lawan hingga terjadi per­kelahian.

 

Pelaku pun akhirnya memukul korban dengan batu pavling block hingga korban jatuh tersungkur. Saat korban tersungkur,  dua rekan lain langsung menyerang korban dibagian wajah dan kepala hingga korban tewas. Barang-barang berharga korban pun dibawa kabur para pelaku,” ujar Seno.

 

Seno mengatakan Kasus ini masih dikembangkan dan dalam penyelidikan. “Untuk dua orang rekan lainnya, pihak kita saat ini masih melakukan pengejaran,” ujarnya.

 

Roni Fernandes kepada penyidik mengakui perbuatannya. “Kami awalnya hanya mengompas, namun ia melawan sehingga kami memukulnya dengan balok batu,” ujar tersangka Roni.

 

Sebelumnya kasus pembunuhan Novi Armen yang  juga pegawai honorer salah satu SMK di Tanjung Ampalu,  Sijunjung itu terjadi pada Minggu 21 April lalu. Saat ditemukan kondisinya menggenaskan di tubuh korban terdapat beberapa luka serius. Jasad korban ditemukan seorang mahasiswa yang lari pagi di kawasan RTH sekitar pukul 05.30 dan mengejutkan warga sekitarnya.(w)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!