Sabtu, 19 April 2014 - 18 Jumadil Akhir 1435 H 06:17:10 WIB
RAKYAT SUMBAR

Lokasi Pemandian Umum Itu Dikenal Angker

Kisah di Balik Tewasnya Bapak dan Dua Anak

Padang Ekspres • Selasa, 07/05/2013 11:35 WIB • REDAKSI • 3286 klik

Pemandian Kapalo Guo di perbatasan antara Desa Lumindai dan Desa Balai Batu Sand

Cindy anaknya cerdas, saat di sekolah, ia mendapatkan juara tiga di kelas. Kata-kata tersebut telontar dari teman-teman Cindy, 7, korban bunuh diri di Desa Lumindai, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto kemarin (5/5). Seperti apa kisahnya?

 

Cindy ditemukan meng­apung di pemandian umum Kapaloguo di perbatasan Desa Lumindai dan Desa Balai Batu Sandaran bersama ayah dan adiknya.

 

Teman sekelas Cindy di SDN 15 Desa Lumindai ter­kejut mendengar Cindy me­ninggal tidak normal. Jihan, teman Cindy, menyebutkan Cindy anak ceria. Kehadiran Cindy di kelas membuat kelas meriah.

 

Cindy berada di kelas ung­gul. Di kelas, Cindy rangking tiga.

 

Beberapa teman Cindy ti­dak percaya Cindy meninggal karena diminumkan racun serangga oleh ayahnya. “Se­tahu saya, Cindy lebih suka pergi dengan ayahnya,” ujar teman sekelas Cindy, yang enggan menyebut namanya.

 

Cindy meninggal bersama ayahnya Darmalis, 33, dan adiknya Bayu, 4, di tempat pemandian umum.

 

Iwan, 35, warga Desa Balai Batu Sandaran, mengatakan, lokasi pemandian itu dikenal angker. “Di situ jadi tempat semedi. Tepat di dalam bak tersebut ada sebuah batu tem­pat bertapa. Seseorang yang mendudukinya tidak bisa di­sen­tuh,” ungkapnya.

 

Sejak kejadian itu, lokasi pemandian tersebut sepi. Ti­dak ada lagi warga yang berani mandi di situ.

 

Dekat pemandian umum itu, ada mushala tua yang sudah lama tidak terpakai. Di sampingnya, ada kandang sapi yang tidak lagi digunakan setelah kasus itu. “Setelah kejadian itu, pemilik sapi lang­sung memindahkan sapinya,” ujar Bujang, 46, warga Desa Lumindai.

 

Darmalis sempat meng­gugat istrinya Eni Ernita, 27, ke Pengadilan Agama Kota Sa­wah­lunto pada Maret lalu. Se­telah menjalani 4 kali si­dang, Darmalis mencabut guga­tan­nya.

 

“Saya dengar kabar, Dar­malis sudah menceraikan is­trinya dengan talak tiga. Se­telah berpikir panjang, Dar­malis menarik ucapannya de­ngan mendatangi keluarga istrinya untuk rujuk,” ujar B, yang memiliki hubungan ke­luarga dengan Eni.

 

Karena sudah talak tiga, keluarga istrinya tidak me­ngabulkan rujukan suaminya sebelum diceraikan dan dini­kahi orang lain. “Sebelum di­nikahi kembali, istri Darmalis harus menikah dengan orang lain,” tambahya.

 

Humas Pengadilan Agama Kota Sawahlunto, Darwin, saat ditemui Padang Ekspres me­nga­takan, proses gugatan Dar­malis sudah selesai dan sudah dicabut kembali. “Setelah men­jalani 4 kali sidang dan keduanya memutuskan untuk rujuk kembali,” ungkapnya.

 

Pengadilan mengambil ke­sim­pulan bahwa talak yang dijatuhkan Darmalis pada istrinya itu bukanlah talak tiga, sebab Darmalis hanya menga­takan, “Saya talak kamu dan talaknya habis”. “Talak yang disampaikan Darmalis itu bukan talak tiga, jadi mereka bisa rujuk kembali,” tuturnya. (mg18)

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!